PSBB Hari Kesepuluh, Covid 19 di Jatim Masih Tinggi

Wagub Jatim, Emil Elistianto Dardak saat jumpa pers di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (7/5) malam.
Wagub Jatim, Emil Elistianto Dardak saat jumpa pers di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (7/5) malam.
SURABAYA - SUREPLUS: Hingga penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Surabaya Raya yang menjadi pusat penyebaran Covid 19 tertinggi di Jatim, jumlah kasus masih alami cukup tinggi. Tren peningkatan jumlah pasien positif masih banyak terjadi di Surabaya dan Sidoarjo.

"Jumlah kasus positif Covid 19 di Jawa Timur kian meningkat. Hari ini, ada tambahan 45 pasien yang terkonfirmasi positif Covid 19. Kini, total pasien yang terkonfirmasi positif menjadi 1.265 orang. Dari total kasus, ada 918 pasien yang masih menjalani perawatan," kata Wagub Jatim, Emil Elistianto Dardak saat jumpa pers di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (7/5).

Ia menjelaskan, tambahan 45 pasien positif Corona ini terbanyak yakni 12 dari Sidoarjo, enam pasien dari Surabaya, satu pasien dari Gresik, satu dari Kota Batu, satu pasien dari Kota Pasuruan, satu dari Lumajang dan tiga dari Bangkalan.

Selain itu, ada tambahan satu kasus dari Kabupaten Probolinggo, tiga dari Kabupaten Kota Malang, dua dari Lamongan, satu dari Malang, dua dari Kabupaten Magetan, satu dari Jombang, satu dari Kabupaten Madiun, satu dari Kabupaten Kediri, satu dari Pacitan, dua dari Kabupaten Pasuruan, dan tiga dari Bojonegoro.

Selain itu, ada kabar baik dalam penanganan Covid 19 di Jatim. Tercatat ada lima pasien yang dinyatakan sembuh atau terkonfirmasi negatif dari Covid 19. Rinciannya ada dua pasien di Lumajang, satu pasien di Nganjuk, satu di Tulungagung, dan satu di Tuban.

Jumlah pasien sembuh menembus 210 pasien atau 16,6 persen. "Ada kabar bahagia 5 orang dinyatakan sembuh, total pasien sembuh 210 orang," jelas Emil.

Sementara untuk pasien meninggal akibat Covid 19 mengalami penambahan oima orang. Rinciannya satu pasien meninggal dari Lamongan, satu dari Magetan, dua dari Sidoarjo, satu dari Surabaya. Kini jumlah kasus meninggal dunia mencapai 137 pasien atau setara dengan 10,83 persen. "Kami juga turut berduka cita bagi keluarga pasien yang meninggal dunia," ungkapnya.

Dari data yang dihimpun, total Pasien Dalam Pengawasan (PDP) mencapai 3.802 dan yang masih diawasi 1.833. Sedangkan Orang Dalam Pemantauan (ODP) total ada 20.759 kasus dan tinggal 4.853 yang masih dipantau.(KOM)

Posting Komentar

0 Komentar