Sekdaprov Jatim dan Pangdam V Brawijaya Tinjau RS Darurat Covid-19

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Heru Tjahjono, bersama Panglima Komandan (Pangdam) V Brawijaya, Mayjen TNI Widodo Iryansyah, meninjau kesiapan RS Darurat Pemprov Jatim untuk penanganan pasien Covid19 di Puslitbang Humaniora Surabaya, Senin (25/5).

SURABAYA – SUREPLUS: Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jawa Timur, Heru Tjahjono, bersama Panglima Komandan (Pangdam) V Brawijaya, Mayjen TNI Widodo Iryansyah, meninjau kesiapan fasilitas RS Darurat Pemprov Jatim untuk penanganan pasien Covid 19 di Puslitbang Humaniora Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Surabaya, Senin (25/5).

Dalam kunjungannya, Heru Tjahjono bersama Mayjen TNI Widodo Iryansyah, disambut Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jawa Timur, dr Joni Wahyuhadi dan dr Kohar Hari Santoso, serta Koordinator dokter Puslitbang Humaniora Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dr Kris.

“Kedatangan kami ke sini untuk melihat dan mengecek persiapan Puslitbang Humaniora Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang berada di Kota Surabaya dalam menampung pasien Covid 19. Ini mengingat di Rumah Sakit dr Soetomo sudah overload dalam menerima pasien covid 19,” ujar Heru Tjahjono, di sela – sela meninjau kelengkapan RS Darurat.

Heru juga menyampaikan kepada para perawat dan tim dokter di RS Darurat untuk selalu melakukan koordinasi yang baik dengan RS milik Pemkot Surabaya dalam menerima pasien Covid 19 ini. “Jangan sampai RS Darurat menolak Pasien Covid19. Begitupun bila ada pasien Covid19 dari luar Surabaya, maka juga harus diterima. Karena itu komunikasi yang baik harus terus tetap dijaga,” terangnya.

Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Widodo Iryansyah, juga meminta hal yang sama kepada perawat dan tim medis RS Darurat. Yakni untuk terus melakukan koordinasi yang baik antara pihak medis di wilayah Surabaya dalam menangani pasien Covid 19 .

“Saya juga sudah melakukan koordinasi dan melihat langsung saat ini kondisi RS di Surabaya antara lain, RSU dr Soetomo, RS Husada Utama, dan RS Haji, sudah overload kapasitasnya. Jadi kami harap RS Puslitbang kemenkes juga segera menerima pasien Covid 19,” katanya.

Ia juga melihat rumah sakit yang juga disebut RS Lapangan ini lebih besar daya tampungnya dibanding rumah sakit lainnya. ” kArena itu, apabila RS Darurat ini butuh bantuan, kami siap membantu petugas, ” pungkasnya. (Kominfo)