Peserta BPJS Unjuk Terima Kasih Atas Batalnya Kenaikan Iuran BPJS

[caption id="attachment_16443" align="aligncenter" width="800"] Peserta BPJS Mandiri, Kusnan Hadi membawakan kue dan makanan di Pengadilan Negeri Surabaya sebagai rasa terima kasih atas di kabulkannya gugatan Perpres no 75 tahun 2019.[/caption]

SURABAYA-SUREPLUS: Sejumlah warga Surabaya yang tercatat sebagai peserta BPJS Kesehatan, menggelar acara pemberian kue dan makanan dalam rangka unjuk terima kasih atas keputusan Mahkamah Agung. Keputusan tersebut adalah dikabulkannya gugatan atas kenaikan biaya iuran BPJS yang mencapai angka 100 persen.

"Semua masyarakat Indonesia yang mana merupakan peserta BPJS Mandiri, Alhamdulillah bisa kembali normal pembiayaannya, karena tidak naik 100 persen lagi," ungkap Kusnan Hadi, penjual kopi yang merupakan salah satu peserta aktif BPJS Mandiri, saat berada di Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa (10/3/2020).

Kusnan mengungkapkan, bahwa dirinya yakin Pengadilan Negeri khususnya Surabaya masih setia bersama masyarakat dalam keputusan.

"Hasil gugatan juga bisa dipertanggung jawabkan," ujarnya.

Sementara itu, Humas Pengadilan Negeri Surabaya Sigit Sutriono mengatakan bahwa hal Ini sudah menjadi tugas mereka untuk memeriksa, menerima dan mengadili perkara tersebut.

"Entah hasilnya dikabulkan atau tidak, itu kewenangan Majelis Hakim. Mungkin Majelis Hakim memandang bahwa terlalu berat untuk masyarakat, iuran yang dinaikan kemarin dan dikembalikan seperti semula," kata Sigit.

Kendati demikian, kuasa hukum peserta BPJS M Sholeh menyatakan bahwa tidak seharusnya negara membebani masyarakat. Semestinya, negara memberikan semua fasilitas kesehatan pada orang miskin dan justru tidak menambah biaya.

"Puji syukur Mahkamah Agung mengabulkan gugatan Peraturan Presiden no 75 tahun 2019 yang diajukan oleh penjual kopi ini (Kusnan)," tutup Sholeh.[DEWID/DM]

Editor: Dony Maulana

Posting Komentar

0 Komentar