Penyemprotan Disinfektan dengan Bahan Alternatif di Desa Duren

[caption id="attachment_16567" align="aligncenter" width="1040"] Penyemprotan disinfektan di Desa Duren, Sabtu (28/3) di sejumlah fasilitas umum di Desa Duren.[/caption]

MADIUN - SUREPLUS: Penyemprotan disinfektan gencar dilakukan di berbagai daerah, begitu juga di Desa Duren Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun serentak melakukan penyemprotan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 pada Sabtu (28/3). Penyemprotan dilakukan perangkat Desa beserta Babinsa dan Bhabinkamtibmas Pilangkenceng difokuskan ke sejumlah fasilitas umum

Kepala Desa (Kades) Duren, Sukemi saat ikut penyemprotan mengakui, kegiatan yang dilakukan pihak desa sebagai bentuk kepedulian ke masyarakat.

“Sasaran penyemprotan yakni balai desa, polindes, tempat ibadah serta fasilitas umum lainnya di Desa Duren,” kata Sukemi.

Bahkan pihak desa memiliki inovasi, dengan membuat cairan disinfektan dengan memanfaatkan bahan – bahan alternatif yang dapat dibeli di toko terdekat.

“Dengan biaya murah, inovasi perangkat desa kita dengan memanfaatkan bahan-bahan yang murah, kita bisa membantu masyarakat. Dalam upaya mengantisipasi penyebaran Corona di wilayah Desa Duren Kita juga menghimbau, agar warga di perantauan tidak mudik dulu sebelum situasi aman,” tambahnya.

Kades Sukemi juga mengakui, Itu semua upaya kita dalam mencegah penyebaran virus corona, sesuai arahan pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten agar bersama-sama mencegah virus Corona.

Menurut Sekretaris Desa Duren Joko Prayitno, tujuan penyemprotan selain melaksanakan himbauan pihak terkait dalam hal ini Kepala Puskesmas Kecamatan Pilangkenceng, juga merupakan tindakan edukasi kepada masyarakat tentang adanya disinfektan dari bahan alternatif.

"Pembersih lantai dapat digunakan untuk bahan disinfektan alternatif yang nantinya diharapkan masyarakat bisa melakukan penyemprotan di rumah masing-masing paling tidak 2 hari sekali," Pungkasnya. (WHY)

Posting Komentar

0 Komentar