Pemkot Dirikan Posko Covid-19 dan Dapur Umum di Balai Kota Surabaya

[caption id="attachment_16521" align="aligncenter" width="679"] Dapur umum yang didirikan oleh Pemerintah Kota Surabaya, tepatnya di daerah Balai Kota.[/caption]

SURABAYA-SUREPLUS: Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, telah mendirikan Posko Covid-19 di lobi balai kota sekaligus membuat dapur umum di Taman Surya, untuk mengantisipasi penyebaran Virus Corona di Kota Pahlawan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Perlindungan Masyarakat (BPB Linmas) Kota Surabaya, Eddy Christijanto menyatakan Posko Covid-19 ini nantinya akan mengatur penyemprotan disinfektan ke berbagai titik di Kota Surabaya.

"Di sini (posko), masyarakat bisa menanyakan terkait dengan penyemprotan disinfektan yang diaksanakan Pemkot. Bahkan, warga juga bisa menanyakan bagaimana mekanisme apabila warga menginginkan penyemprotan disinfektan itu," ungkap Eddy, di Gedung Humas Pemkot Surabaya, Kamis (19/3/2020).

Eddy mengungkapkan, disamping itu Pemkot Surabaya juga mendirikan dapur umum. Disini, pemkot meracik minuman pokak dan merebus telur, yang diyakini dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Selanjutnya, minuman pokak dan telur rebus itu dikirimkan ke warga-warga di Kota Surabaya.

"Khusus hari ini, kami mengirim ke Kecamatan Semampir seribu gelas minuman pokak dan seribu butir telur rebus. Dipilih ke Semampir terlebih dahulu karena di sana memang padat penduduk. Tadi Ibu Wali (Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini) sendiri yang meracik pokak-nya," ujarnya.

Menurutnya, Seribu pokak dan seribu butir telur rebus tersebut dibagikan oleh pemkot pada Camat Semampir. Berikutnya, pihak kecamatan yang membagi-bagikan kepada warga karena yang lebih tahu kondisi lapangan.

"Pengiriman pokak dan telur rebus ini akan terus dilakukan ke berbagai titik yang padat penduduk. Jadi, yang didahulukan itu ke lokasi yang padat penduduk," kata Eddy.

Ia menjelaskan, pihaknya berharap warga Surabaya dapat membuat sendiri pokak dan telur rebus itu. Pasalnya, resep dari kedua racikan tersebut terbilang sangat gampang. Eddy memastikan, bahwa untuk sementara ini posko dan dapur umum ini akan dibuka dulu selama satu minggu ini.

"Bu Wali berpesan, selama satu minggu ini coba direalisasikan dulu. Kalau memang masih diperlukan, akan ditambah lagi hingga semuanya aman dan stabil," ucapnya.

Kendati demikian, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surabaya juga ikut mencegah penyebaran virus Covid-19 ini. Salah satunya dengan meningkatkan kandungan biocide atau bahan kimia pembunuh bakteri dalam air PDAM yang dikirim ke rumah warga dengan tingkat level aman dan efektif.

"Air PDAM kami aman dan sehat. Bahkan, air PDAM itu juga bisa dijadikan untuk mencegah virus Covid-19. Warga bisa mencuci tangan sesering mungkin dari kran air PDAM, karena bahan kimianya sudah kami tambah untuk membunuh bakteri, termasuk virus Covid-19 itu," tutup Eddy.[DEWID/DM]

Editor: Dony Maulana

Posting Komentar

0 Komentar