Lontong Kupang Pinggiran Penggugah Selera

Lontong kupang Pak Wito berlokasi di Jalan Kalasan No. 30, Pacar Keling, Tambaksari.
SURABAYA-SUREPLUS: Kota Surabaya yang dikenal dengan kota Pahlawan juga menyimpan segudang produk kuliner. Apabila berkunjung ke Surabaya, tanpa menjajal kulinernya adalah hal yang jangan sampai dilakukan. Salah satunya kulinernya, yakni makanan ringan pesisir pantai lontong kupang Pak Wito. Lontong kupang Pak Wito berlokasi di Jalan Kalasan No. 30, Pacar Keling, Tambaksari.

Lontong kupang yang sudah berusia 30 tahun ini memiliki ciri khas yang berbeda dari lontong kupang lainnya. Perbedaan tersebut, ada pada cara memasak dan pembuatan lento.

"Penjual lain kupang sama kuah dicampur, tapi kalau disini di pisah. Lentonya dari tepung singkong bukan parutan singkong," ungkap Khasan Shodiq, anak dari Pak Wito saat diwawancarai reporter Sureplus.id, Minggu (15/3/2020).

Khasan mengungkapkan, kuah yang disiram pun tak memakai gula pasir biasa, melainkan gula merah yang dicampur garam. Petis-nya juga sama dengan petis lainnya. Dalam proses pembuatan, kupang yang masih mentah direbus terlebih dahulu dicampur bawang putih. Setelah kupang matang, kuah disendirikan untuk dicampur bumbu lain yang nantinya jadi kuah kupang.

"Cara penyajiannya, yakni pertama-tama cabai dipotong kecil, bawang putih mentah dan matang, ditambah petis. Kemudian, semua bahan diulek jadi satu dalam piring," ujarnya.

Selepas proses penghalusan bumbu, lento, tahu dan lontong dipotong berukuran kecil. Kemudian kupang dituang di atasnya dan disiram kuah yang sedikit kecoklatan.

"Kalau sudah, tinggal dikasih bawang goreng di atasnya biar lebih gurih," kata Khasan.

Biasanya pada akhir pekan, banyak pembeli baik dari Surabaya maupun luar kota yang berdatangan. Bahkan, di setiap bulannya selalu mendapat pesanan untuk dikirim hingga ke luar pulau.

"Kadang ada yang minta dibungkus dibawa ke Jakarta, Bali sampai Kalimantan. Kupang sama kuah dibekukan, kalau sudah sampai dipanasin. Tiap bulan pasti ada pesenan," tuturnya.

Kendati demikian, tak hanya lontong kupang, pun ada lontong balap dan sate kerang. Untuk harga yang dipasang, bisa dibilang ramah dikantong. "Rp 12.000 untuk lontong kupang dan lontong balap, campur Rp 15.000 dan sate kerang Rp 12.000 isi 10 tusuk," tutup Khasan.[DEWID/DM]



Editor: Dony Maulana

Posting Komentar

0 Komentar