ITTS Bangun Kamar Sterilisasi Mini Lawan Virus Corona

Rektor ITTS Tri Arief Sardjono saar menjelaskan seputar bilik sterilisasi pesanan pemkot Surabaya

SURABAYA-SUREPLUS: Institut Teknologi Telkom Indonesia (ITTS) menginovasikan alat sterelisasi berupa ruangan khusus yang dapat menyemprotkan uap disinfektan. Alat ini memiliki dua bagian, yakni bilik (chamber) dan uap (disinfektan).

“Cara kerjanya adalah disinfektan cair akan dirubah menjadi uap, kemudian uap akan dimasukkan ke chamber, sehingga seseorang yang ada didalam akan disemprotkan dengan uap untuk beberapa saat dengan harapan agar lebih bersih,” ungkap Tri Arief Sardjono, saat menjelaskan sistem kerja alat sterilisasi di kampus ITTS, Sabtu (21/3/2020).

Arief mengungkapkan, pengujian akan dilakukan bersama beberapa pihak seperti dari Dinas Kesehatan, bagian biologi dan kimia dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) serta dengan  Institut of Tropical Disease (ITD) dari UNAIR. Arief mengaku masih belum tahu di lokasi mana saja alat ini akan dipasangkan, namun harus direalisasikan sesegera mungkin.

Menurutnya, pada tahap uji coba rencananya akan menggunakan baju yang dipapari virus corona, dan dimasukkan ke dalam ruangan menggunakan robot. Setelah beberapa saat, hasilnya akan langsung di ambil dan segera dievaluasi oleh tim virologist.

“Akan tetapi, pemeriksaan seseorang terhadap virus memang harus tetap dilakukan, lantaran alat sterilisasi ini hanyalah salah satu cara melawan sebagian virus, bakteri dan kuman,” ujarnya.

Kendati demikian, untuk produksi massal alat ini memang masih membutuhkan beberapa peng-optimalan yang tentunya tidak bisa dilaksanakan sendiri. Sedangkan untuk daya tampung, alat ini hanya dapat menampung satu orang untuk hasil yang maksimal.

“Ini alat yang termasuk masih sangat sederhana, tidak terlalu canggih. Maka dari itu kita harus bergerak bersama-sama dan melaksanakan uji coba dengan skala yang luas,” tutup Arief. (DEWID)