Corona Bikin Pengusaha dan Pemerintah Cari Alternatif Lain Menyoal Ekspor Impor

Haryanto Tanuwijaya, dosen Universitas Dinamika yang menyatakan bahwa Indonesia harus segera mencari alternatif ekspor impor lain. FOTO: SUREPLUS/DEWID WIRATAMA

SURABAYA-SUREPLUS: Corona merupakan epidemik yang tidak lagi bisa dipandang sepele di kalangan Indonesia. Dosen Universitas Dinamika, Haryanto Tanuwijaya menyatakan pemerintah dan pengusaha saat ini harus memperhitungkan langkah untuk melakukan expor impor di Indonesia. Hal ini, lantaran perekenomian dalam negeri, bahkan seluruh dunia semakin menurun.

Ditambah lagi, banyak negara yang bermitra dengan Cina dalam bidang perdagangan,” ungkap Hariyanto, saat dikonfirmasi reporter Sureplus.id di kampus Undika, Kamis (5/3/2020).

Haryanto mengungkapkan, tindak pencegahan dengan ditutupnya akses impor ekspor setiap negara  maupun keluar masuknya wisatawan berdampak pada perdagangan dalam negeri. Dampaknya pun sudah dirasakan sejak saat ini, yakni dengan adanya kenaikan harga pada barang tertentu dan kesediaan barangnya.

Pasalnya, karena virus Covid 19 ini, stok barang di Indonesia berkurang. Haryanto berpendapat adanya kemungkinan produksi dari Cina juga berkurang atau menurun karena adanya penyebaran corona virus.

“Selama setengah tahun ini virus corona masih menjadi permasalahan dan belum ada jalan keluar, kerugian negara akan semakin besar. Oleh sebab itu negara harus segera mempunyai alternatif ekspor impor untuk sementara waktu,” ujarnya.

Disamping itu, ia juga menilai adanya fenomena diskon di sektor pariwisata merupakan langkah praktis di dunia pariwisata. Hal ini karena sektor pariwisata juga mengalami kemerosotan yang cukup signifikan.

Menurutnya jika dengan adanya diskon pun wisatawan tidak akan langsung memanfaatkannya, karena masih khawatir dengan penyebaran virus corona.

“Jadi itu memang upaya awal, mungkin selanjutnya pengamanan dan deteksi dini corona harus ditingkatkan, jadi harus ada pemeriksaan terkait penyebaran virus corona,” kat Haryanto.

Kendati demikian, ia berharap perekonomian negara semakin membaik meski penyebaran virus corona belum bisa teratasi. Pihaknya juga mengimbau agar masyarakat percaya pada pemerintah dalam mencari sebuah solusi.

“Apalagi pemerintah sudah memasang alat untuk mendeteksi virus tersebut. Penanganannya juga sudah dilakukan, dan himbauan pun sudah dilakukan oleh pemerintah,” tutup Haryanto.[DEWID/DM]

Editor: Dony Maulana