Reni Astuti Minta Industri Kreatif Anak Muda Terus Didorong

Wakil ketua DPRD Surabaya, Reni Astuti saat membuka secara simbolis gerai ke-6 brand Boba Koe, usaha kuliner minuman kreasi asli anak muda Surabaya di Maspion Square.
Wakil ketua DPRD Surabaya, Reni Astuti saat membuka secara simbolis gerai ke-6 brand Boba Koe, usaha kuliner minuman kreasi asli anak muda Surabaya di Maspion Square.
SURABAYA-SUREPLUS: Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Reni Astuti meminta ekonomi kreativitas khususnya di kalangan anak muda, untuk terus didorong supaya mampu memberikan kontribusi lebih.

"Di Surabaya angka pengangguran terbuka (tpt) per Agustus 2019 sebesar 5,87%. Dari angka itu dapat dibaca bahwa dari 100 angkatan kerja terdapat 5 sampai 6 yang menganggur," ungkap Reni, saat membuka secara simbolis gerai ke-6 brand Boba Koe, usaha kuliner minuman kreasi asli anak muda Surabaya di Maspion Square, Sabtu (29/2/2020).

Hal ini lantaran angka pengangguran di kota Surabaya tergolong masih besar, serta harus diminalisir sesegera mungkin mengingat digitalisasi di era industri 4.0 ini.

"Saya apresiasi penuh ekonomi kreatif seperti ini. Bisnis Boba Koe ini pasti membutuhkan pegawai, minimal 2 sampai 4 orang," ujarnya.

Reni melanjutkan, apabila outletnya mencapai puluhan bahkan ratusan maka bisa ditotal bagaimana kontribusinya terhadap angka pengangguran di Surabaya.

Menurutnya, dalam upaya mendorong ekonomi kreatif anak muda itu adalah efisiensi dan kecepatan dalam pemberian pelayanan semisal pengurusan SIUP, TDP dan sebagainya.

"Anak muda ini kan tidak suka yang riweuh, mbulet dan sejenisnya. Selama sesuai prosedur saya yakin anak muda akan kooperatif dengan aturan main berbisnis di Surabaya," tutup Reni.[DEWID/DM]

Editor: Dony Maulana

Posting Komentar

0 Komentar