Mahasiswa yang diobservasi di Natuna Akhirnya Tiba di Surabaya

[caption id="attachment_16205" align="aligncenter" width="1280"] Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyambut kedatangan 62 mahasiswa Jawa Timur yang kuliah di Wuhan dan selesai dikarantina di Natuna.[/caption]

SURABAYA-SUREPLUS: Mahasiswa asal Jawa Timur sebanyak 62 orang, pasca menjalani masa karantina 2 minggu di Natuna, akhirnya tiba di Bandar Udara Internasional Juanda, Surabaya. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa telah berada di tempat untuk menyambut kedatangan puluhan warga Jatim di gedung VIP Terminal 1 Bandara Juanda.

“Secara kesehatan sebenarnya sudah dinyatakan selesai melaksanakan proses inkubasi kali dua observasi. Mereka telah mendapat surat keterangan sehat, dari Kementerian Kesehatan, ya artinya sudah selesai,” ungkap Khofifah, disela-sela penyambutan warga Jatim di Bandara Internasional Surabaya, Minggu (16/2/2020).

Khofifah mengungkapkan, setelah peristiwa ini apabila ada yang masih mengalami trauma, dan membutuhkan psikolog atau psikiater, dapat langsung ke Dinas Kesehatan dan Dinas sosial.

"Jadi silahkan datang, karena pihak kami dan Dinkes sudah ada koordinasi intensif," ujarnya

Sementara itu, Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Jatim Heru Tjahjono menyatakan jumlah mahasiswa Jatim yang dipulangkan sebetulnya berjumlah 65 orang. Akan tetapi, dua mahasiswa tersebut sudab dijemput langsung oleh orangtua mereka di Jakarta.

"Sementara 1 mahasiswa lain, pulang besok jam 10.00 WIB naik pesawat Garuda dari Jakarta ke Banyuwangi. Jadi yang ikut rombongan hari ini jumlahnya 62 orang, semuanya mahasiswa," kata Heru.

Kendati demikian, Menteri Dalam Negeri (mendagri) Tito Karnavian sempat mengucapkan apresiasi atas kinerja pemerintah daerah (pemda) dalam pelayanan warga negara Indonesia (WNI) peserta observasi di Natuna.

"Pak Mendagri mengapresiasi kekompakan Pemda seluruh Indonesia yang melayani dan kembali menyambut para WNI kita yang telah menjalani observasi di Natuna," pungkas Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Bahtiar mewaliki mendagri.[DEWID/DM]

Editor: Dony Maulana

Posting Komentar

0 Komentar