Kinerja Pariwisata Jawa Timur Menurun 1 Persen Lebih

[caption id="attachment_4821" align="aligncenter" width="800"]  Jumlah kunjungan Wisman ke Jawa Timur bulan Desember 2019 mengalami penurunan 1,13 persen[/caption]

SURABAYA-SUREPLUS: Angka pariwisata Jawa Timur di akhir tahun 2019 cenderung lesu. Jumlah kunjungan Wisman ke Jawa Timur bulan Desember 2019 mencapai 20.546 kunjungan. Jumlah itu turun sebesar 1,13 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang mencapai 20.780 kunjungan.

"Kalau data Year to Year, jumlah wisman yang datang ke Jawa Timur juga mengalami penurunan sebesar 22,79 persen, yaitu dari 26.609 kunjungan," ungkap Dadang Hardiwan, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim, saat dikonfirmasi reporter Sureplus.id di Gedung BPS Jatim, Sabtu (16/2/2020).

Dadang mengungkapkan, sepuluh negara asal wisman teratas ke Provinsi Jawa Timur pada Desember 2019 yaitu dari Malaysia, Singapura, Tiongkok, Amerika Serikat, Taiwan, India, Jepang, Thailand, Korea Selatan, dan Australia. Kesepuluh negara utama tersebut, mencakup 70,75 persen dari total kedatangan wisman ke Jawa Timur.

Menurutnya, dari 10 negara tersebut wisman berkebangsaan Malaysia menempati posisi tertinggi, yaitu dengan kontribusi sebesar 31,90 persen, diikuti Singapura di posisi kedua dan Tiongkok di posisi ketiga berturut-turut mencapai 15,33 persen dan 9,30 persen.

"Perhitungan kumulatif-nya, selama Januari-Desember 2019, jumlah wisman mengalami penurunan sebesar 23,91 persen bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, yaitu dari 320.529 kunjungan menjadi 243.899 kunjungan," ujarnya.

Usaha Jasa Akomodasi

Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang bulan Desember 2019 sebesar 62,77 persen atau turun 1,48 poin dibandingkan TPK bulan November yang sebesar 64,25 persen. Artinya angka TPK, pada bulan Desember dari setiap 100 kamar yang disediakan oleh seluruh hotel berbintang yang ada di Provinsi Jawa Timur, setiap malamnya sebanyak 62 hingga 63 kamar diantaranya telah terjual.

"Rata-rata Lama Menginap Tamu (RLMT) untuk hotel bintang pada Desember 2019 adalah 1,66 hari. Berarti, lama tamu menginap, baik tamu asing maupun tamu Indonesia, di hotel berbintang di Provinsi Jawa Timur,berkisar antara 1 (satu) sampai 2 (dua) hari," kata Dadang.

Kendati demikian, Angka RLMT tamu asing yang berkunjung ke Provinsi Jawa Timur dan menginap di hotel berbintang tercatat 3,33 hari.

"Ini maksudnya rata-rata tamu asing yang menginap di hotel berbintang pada bulan Desember 2019 tercatat selama 3 hingga 4 hari. Sedangkan untuk tamu Indonesia mempunyai angka RLMT selama 1,66 hari, atau rata-rata lamanya tamu Indonesia yang menginap di hotel berbintang yang ada di Provinsi Jawa Timur selama 1 (satu) hingga 2 (dua) hari," tutup Dadang.[DEWID/DM]

Editor: Dony Maulana

Posting Komentar

0 Komentar