Ekspor Jatim Melompat Naik Hingga 4,24 Persen di Awal Tahun

[caption id="attachment_8488" align="aligncenter" width="800"] ILUSTRASI - Kegiatan ekspor impor di Jawa Timur[/caption]

SURABAYA-SUREPLUS: Ekspor Jawa Timur bulan Januari 2020 alami kenaikan sebesar 4,24 persen dibandingkan bulan Desember 2019, yaitu dari 1,725 miliar menjadi USD 1,798 miliar dolar AS. Naiknya ekspor ini dalam perbandingan dengan Januari 2019 juga signifikan, yakni sebesar 17,85 persen.

"Kenaikan nilai ekspor Januari tahun ini sangat signifikan, karena kinerja ekspor di sektor nonmigas," ungkap Dadang Hardiwan, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur saat jumpa pers di gedung BPS, Selasa (18/2/2020).

Dadang mengungkapkan, jika dibandingkan bulan sebelumnya ekspor komoditas nonmigas meningkat sebesar 6,68 persen, yaitu dari 1,654 miliar menjadi 1,764 miliar dolar AS. Nilai ekspor nonmigas tersebut menyumbang sebesar 98,11 persen dari total ekspor bulan ini.

Untuk Januari 2020, peringkat ekspor Jatim teratas masih dipegang oleh golongan barang (HS) 2 digit. Urutan pertama adalah golongan Perhiasan/Permata dengan nilai transaksi sebesar 407,25 juta dolar AS. Nilai tersebut naik sebesar 126,44 persen jika dibandingkan dengan transaksi bulan sebelumnya yang mencapai 179,85 juta dolar AS.

"Sedangkan yang menempati urutan kedua yang terbanyak diekspor Jawa Timur adalah golongan Barang Tembaga yang menyumbang nilai ekspor sebesar 124,57 juta dolar AS, atau naik sebesar 9,47 persen dibanding bulan sebelumnya," ujarnya.

Ia melanjutkan, pada urutan ketiga adalah golongan Barang Kayu dan barang dari kayu (HS 44) dengan nilai ekspor sebesar 108,81 juta dolar AS atau turun sebesar 5,94 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Negara Tujuan Ekspor Jatim

Beberapa negara tujuan utama ekspor nonmigas, yang masih menjadi sasaran utama ekspor Jawa Timur pada bulan Januari 2020 adalah Jepang, disusul ke Amerika Serikat dan Tiongkok. Selama bulan ini, ekspor nonmigas Jawa Timur ke Jepang mencapai 275,79 juta dolar AS, sedangkan ekspor ke Jepang dan Tiongkok berturut-turut mencapai 220,12 juta dolar AS dan  211,51 juta dolar AS.

"Selain itu, kawasan ASEAN juga menjadi tujuan utama ekspor nonmigas Jawa Timur selama bulan Januari 2020, dengan kontribusi sebesar 21,19 persen," kata Dadang.

Singapura menjadi negara utama dengan peranan sebesar 9,02 persen dari total ekspor nonmigas Jawa Timur, diikuti Malaysia dengan peranan sebesar 4,21 persen dan Vietnam dengan peranan sebesar 3,03 persen.

Kendati demikian, ekspor nonmigas juga dilakukan ke kelompok negara Uni Eropa yang mana pada bulan ini, menyumbang 7,67 persen terhadap total nilai ekspor Jawa Timur. "Ekspor ke kawasan ini didominasi oleh ekspor ke Belanda sebesar 36,75 juta dolar AS dan diikuti ekspor ke Jerman sebesar USD 22,40 juta dolar AS," tutup Dadang.[DEWID/DM]

Editor: Dony Maulana

Posting Komentar

0 Komentar