Bakso Bang Juna, Warung Bakso Jamur Favorit di Blitar

[caption id="attachment_16047" align="aligncenter" width="618"] Bakso jamur kuping, kuliner yang menjadi salah satu terfavorit di kabupaten Blitar, Jawa Timur.[/caption]

SURABAYA-SUREPLUS: Bakso merupakan makanan yang sangat familiar di Indonesia, dan jadi menu favorit bagi sebagian besar masyarakat. Setiap daerah dan pemilik usaha bakso memiliki keunikan tersendiri, seperti yang ada di Blitar, bakso dipadukan dengan jamur kuping.

"Saya idenya berawal dari dinginnya udara yang agak menusuk, paling pas menyantap semangkok bakso. Apalagi dalam satu warung ada bakso dengan varian dan harga bervariasi. Untuk warung saya, variannya meliputi keju, cabai, daging cincang hingga sumsum sapi," ungkap Andre (24), pemilik usaha bakso yang memberi nama 'Bakso Bang Juna' pada warungnya, saat dikonfirmasi reporter Sureplus.id via telepon.

Berlokasi di Jalan Bromo Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, makanan ini dijual dengan varian bakso lain seperti bakso mercon, bakso telur puyuh dan bakso jumbo.

Andre mengungkapkan, bentuk bakso jamur lebih menarik perhatian, lantaran tampak terselip cincangan hitam yang mana merupakan potongan jamur kuping yang tercampur dalam adonan bakso.

"Karena saya sangat suka pas makan di Surabaya, lalu saya bikin sendiri. Memang pertamanya agak susah menyatukan jamur kuping dengan adonan bakso. Tapi setelah beberapa kali saya ekperimen akhirnya berhasil," ujarnya.

Dalam proses pembuatannya, jamur kuping segar direbus terlebih dahulu. Saat sudah layu, kemudian dipotong-potong menggunakan gunting untuk dilanjutkan proses penjemuran yang memakan waktu sekitar 30 menit. Ketika kering, lalu dicampurkan dalam adonan daging dan dibentuk menjadi bola-bola bakso dan direbus hingga matang.

Komposisinya agar daging jamur bisa menyatu dengan adonan bakso, seperempat bagian jamur kuping cincang dicampur dengan satu mangkok adonan daging bakso.

"Bulatannya juga gak bisa sebesar bakso adonan daging. Mungkin lebih kecil lagi, supaya gak gampang ambyar," tambahnya.

Ia menjelaskan, dalam sehari sebanyak 400 pentol bakso jamur kuping bisa ia jualkan. Satu pentol bakso jamur kuping, ia banderol seharga Rp 2.000. Biasanya, satu porsi bakso jamur bisa berisi 5 pentol bakso. Disiram kaldu panas, ditaburi bawang merah goreng, irisan daun selada dan daun bawang.

Salah seorang pengunjung, Deni mengatakan bahwa ia sangat menikmati bakso jamur kuping di warung ini. Selain nikmat, ia juga menyatakan bahwa bakso ini bagus untuk kesehatan karena perpaduan daging dan sayuran.

"Dari perpaduannya saja, ada daging campur sayuran. Kenyalnya terasa ada sensasi krenyes-krenyes karena tekstur jamur kuping itu kenyalnya kan beda dengan kenyalnya daging. Harus dicoba, tambah asyik kalau lagi musim hujan," tutup Deni.[DEWID/DM]

Editor: Dony Maulana

Posting Komentar

0 Komentar