Penderita Disleksia Kini Dapat Terbantu Dalam Belajar Dengan Aplikasi Edudesper

SURABAYA-SUREPLUS: Disleksia, seperti yang diketahui banyak orang merupakan gangguan dalam proses belajar, yang menyebabkan seseorang mengalami kesulitan untuk merangkai huruf, kata, angka, arah, dan susunan-susunan lainnya. Penderita disleksia, biasanya dianggap tidak bisa membaca, lantaran kesulitan dalam memahami kata-kata. Kelainan ini, pada umumnya dialami anak-anak usia balita.

Dari sanalah, enam mahasiswa jurusan Teknik Informatika dari Universitas Dinamika Surabaya menciptakan aplikasi belajar khusus penderita disleksia. Aplikasi karya Arif Prasetya Utomo, Tito Dwiki, R. Primananda, Nico Aprilio, Lucky Dharmawan, dan Bima Lestya ini bernama ‘Edu Desper’.

“Dalam aplikasi ini, ada beberapa fitur untuk membantu para penderita  disleksia dan masyarakat yang peduli untuk memahami apa itu disleksia,” ungkap Bima Lestya, perwakilan kelompok saat diwawancarai reporter Sureplus.id di kampus Universitas Dinamika Surabaya, Jumat (14/2/2020).

Bima mengungkapkan, penderita disleksia ini banyak kasusnya terjadi pada anak-anak. Dengan hadirnya aplikasi ini, mereka (penderita disleksia) bisa segera ditangani. Hal ini, karena jika tidak segera diatasi, para penderita berpotensi menjadi pelupa. “Contohnya lupa tanggal, hari, sampai tidak bisa bedain huruf yang sama, seperti B dan D,” ujarnya.

Menurutnya, dallam aplikasi tersebut terdapat beberapa fitur pendukung seperti video edukasi disleksia, pengetahuan tentang disleksia, konsultasi dengan dokter, permainan susun kata, dan kamera penerjemah tulisan.

“Kami sengaja berikan fitur permainan supaya mereka bisa latihan belajar membaca, per huruf hingga per kata. Untuk kamera penerjemah tulisan, fungsinya hampir sama dengan permainan, hanya saja dia bisa untuk kalimat, dan pemisah katanya kita beri warna berbeda-beda,” kata Bima.

Kendati demikian, dengan adanya aplikasi ini Bima berharap para penderita disleksia dapat terbantu. “Ke depan kami akan coba mengembangkan aplikasi ini lagi. Dan semoga aplikasi ini bisa bermanfaay buat banyak orang,” tutup Bima.[DEWID/DM]