Sebelum Berlakukan, Sistem E-TLE Surabaya 'Test Drive'

[caption id="attachment_15767" align="aligncenter" width="800"] Dirlantas Polda Jatim Kombes Budi Indra Dermawan, saat saat sosialisasi sistem E-TLE di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya[/caption]

SURABAYA-SUREPLUS: Sepekan sebelum pemberlakuan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) atau e-Tilang, akan dilaksanakan uji coba pada hari ini. Sistem E-TLE di Surabaya sendiri rencananya akan diberlakukan mulai 14 Januari 2020.

"E-TLE ini merupakan sistem penegakan hukum lalu lintas, berbasis teknologi informasi yang menggunakan perangkat elektronik berupa kamera CCTV. Pada saat pemantauan, kamera akan mendeteksi jenis pelanggaran lalu lintas dan menyajikan data kendaraan bermotor secara otomatis atau Automatic Number Plate Recognition," ungkap Dirlantas Polda Jatim Kombes Budi Indra Dermawan, saat saat sosialisasi sistem E-TLE di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Rabu (8/1/2020).

Budi mengungkapkan, Rekaman E-TLE pun digunakan sebagai barang bukti dalam perkara pelanggaran lalu lintas. Menurutnya, saat uji coba seminggu ini pihaknya menarget sebanyak 100 pengendara yang ditilang setiap harinya.

"Besok kami lakukan uji coba selama 7 hari dengan target minimal 100 pelanggar selama sehari," ujarnya.

Ia menjelaskan, sistem E-TLE ini untuk sementara masih diterapkan di Surabaya saja. Namun tidak menutup kemungkinan akan kota dan kabupaten lain di wilayah Jatim juga akan ikut menggunakan.

"Baru Surabaya aja, nanti Bapak Kapolda akan mengimbau juga pemerintah kabupaten kota di seluruh Jawa Timur untuk bisa menindaklanjuti ini memasang beberapa titik di daerahnya masing-masing," kata Budi.

Sedangkan dalam sosialisasinya, Budi mengklaim dalam beberapa bulan terakhir ini ia bersama jajarannya telah intens melaksanakan sosialisasi. Dirinya ingin, agar masyarakat semakin patuh akan tata tertib yang ada

"Ini bentuk sosialisasi bahwa kami akan menerapkan e-tilang dan kita sudah lakukan sebulan, dua bulan yang lalu, masyarakat sudah mulai paham. Dan dulu setahun yang 2 tahun yang lalu, masyarakat pernah merasakan e-Tilang tapi sekarang kita lebih sempurnakan lagi," tuturnya.

Kendati demikian, Budi mengimbau masyarakat agar tetap tertib di jalanan apabila tidak ingin mendapatkan 'surat cinta' dari polisi.

"Karena nanti kami harapkan tanggal 14 Januari masyarakat sudah tertib, peraturan sudah ada aturan diikuti saja. Nanti penegakan hukum kita sudah sistem E-LTE dengan CCTV untuk itu kami imbau masyarakat untuk lebih tertib berlalu lintas dan peraturan yang ada," tutup Budi.[DEWID/DM]

Editor: Dony Maulana

Posting Komentar

0 Komentar