PT Intiland Bakal Genjot Market di Awal 2020



[caption id="attachment_15863" align="aligncenter" width="1024"] Manajemen PT Intiland (DILD) bakal berupaya genjot market perumahan di awal tahun 2020.FOTO: Intiland.com[/caption]

SURABAYA-SUREPLUS: Manajemen PT Intiland (DILD) bakal berupaya genjot market perumahan di awal tahun 2020 ini. Hal tersebut terbukti dari upaya Intiland yang menggelar “Pesta Duren” di Graha Natura, Lontar Surabaya Barat.





Kendati demikian, di awal penjualan perumahaan di Graha Natura ini, Intiland lebih banyak menawarkannya pada keluarga muda atau milenials. Karena klaster pertama ini yakni Acacia dibangun di lahan seluas 1,5 hektar untuk keluarga kecil dengan harga yang lebih terjangkau mulai Rp 1,5 miliar per unit.


Sementara itu, pada kawasan perumahan seluas 86 hektar ini, menurut Harto Laksono, Direktur Pemasaran PT Intiland Grande, anak usaha perseroan untuk pengembangan di Surabaya, mengakui bahwa kondisi pasar properti mengalami tekanan dalam beberapa tahun terakhir.


Kondisi serupa terjadi pula pada pasar properti di Surabaya yang juga mengalami tren penurunan pernintaan dan penjualan. Meski begitu, penjualan produk-produk hunian, khususnya rumah tapak masih relatif stabil dibandingkan dengan segmen pengembangan properti lainnya.


Kondisi ini tercermin dari kinerja penjualan perseroan di Surabaya yang lebih dari separonya berasal dari penjualan rumah tapak. “Kami melihat ada potensi pertumbuhan pasar ke arah sana. Tren permintaan saat ini masih didominasi kebutuhan terhadap rumah tapak dengan tipe dan luasan yang lebih compact, yang tentunya sesuai bagi keluarga muda,” |anjut Harto Laksono.


Perseroan mengembangkan klaster Acacia dengan konsep hunian one~gate system. sehingga menghadirkan hunian yang privat dan eksklusif. Jumlah unit yang dipasarkan juga relatif terbatas hanya sebanyak 62 rumah dua lantai.


Melengkapi afternatif pilihan konsumen. perseroan menyediakan tujuh pilihan berbeda yang meliputi tipe Valerian. Lilac. Freesia, Amarylis, Verbena, Lily, dan Orchid. Unit-unit rumah di klaster ini memiliki luas lahan mulai 71-192 meter persegi dan luas bangunan mulai 70-150 meter persegi dan dipasarkan mulai harga Rp1,6 miliar.


“Pembangunan unit rumah di klaster ini dalam tahapan struktural pondasi. Kami menargetkan bisa mulai serah terima pada akhir tahun ini. Sejak diluncurkan, kami sudah memasarkan sekitar 50 persen,” tutupnya.[lana/DM]




Editor: Dony Maulana

Posting Komentar

0 Komentar