Pihak Kepolisian Minta Member Kembalikan "Hadiah" Dari MeMiles

[caption id="attachment_15935" align="aligncenter" width="740"] Direskrimsus Polda Jatim Kombes Gidion Arif Setyawan saat diwawancarai di Mapolda Jatim.[/caption]

SURABAYA-SUREPLUS: Polisi saat ini masih menyelidiki aset member investasi MeMiles senilai Rp 350 miliar yang belum diketahui keberadaannya. Total aset member dalam investasi tersebut bertambah menjadi Rp 761 miliar, yang sebelumnya dikabarkan senilai Rp 750 miliar.

Direktur Kriminal Khusus Polda Jatim, Kombes Gidion Arif Setyawan mengatakan dari hitungan secara kasar, kepolisian telah mengamankan aset uang tunai sebesar Rp 124 miliar plus sejumlah kendaraan roda empat.

"Ada sekitar Rp 350 miliar yang belum bisa dilacak pendistribusiannya. Tersangka utama juga masih terkesan menutupi," ungkap Gidion saat di Mapolda Jatim Rabu (22/1/2020).

Karena itulah, dirinya sangat berharap kepada para member MeMiles yang merasa pernah mendapatkan bonus atau reward untuk segera mengembalikannya kepada polisi. "Dalam penyidikan kasus ini, kami telah menetapkan lima tersangka," ujarnya.

Kelimanya adalah KTM (47), FS (52), E (54), PH (22), dan terakhir W selaku bagian distribusi reward kepada para member di PT Kam And Kam yang menjadi operator investasi bodong MeMiles.

"Mereka dijerat Pasal 106 jo 24 ayat (1), dan atau Pasal 105 jo Pasal 9 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan, dan atau Pasal 46 ayat (1) dan ayat (2) jo Pasal 16 ayat (1) Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan," tutup Gidion.[DEWID/DM]

Editor: Dony Maulana

Posting Komentar

0 Komentar