Performa Bank Jatim Alami Pertumbuhan yang Signifikan Selama 2019

[caption id="attachment_8588" align="aligncenter" width="800"] PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim mencatatkan laba Rp 1,38 Triliun[/caption]

SURABAYA-SUREPLUS: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim mencatatkan laba Rp 1,38 Triliun. Kinerja keuangan pada tahun buku 2019 menunjukkan performa yang bagus dan tumbuh bila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya (Year on Year / YoY).

Berdasarkan kinerja Desember 2019, aset Bank Jatim tercatat Rp 76,72 triliun atau tumbuh 22,37%, sedangkan untuk laba bersih sendiri tercatat Rp 1,38 triliun atau tumbuh 9,22% (YoY). Seperti diketahui, selama Tahun Buku 2019, Dana Pihak Ketiga (DPK) mencatatkan pertumbuhan 18,91% (YoY) yaitu sebesar Rp 60,55 triliun.

Pertumbuhan dana pihak ketiga yang signifikan tersebut menunjukkan, bahwa kepercayaan masyarakat kepada Bank Jatim meningkat. Pertumbuhan DPK tersebut didominasi oleh pertumbuhan giro 23,54% atau tercatat Rp 23,83 triliun, diikuti oleh pertumbuhan tabungan sebesar 16,28% atau tercatat Rp 22,22 triliun dan pertumbuhan deposito sebesar 15,81% atau tercatat Rp 14,50 triliun.

Dari komposisi tersebut, terlihat kemampuan bankjatim dalam menghimpun dana murah cukup baik. Selain itu pencapaian DPK tersebut diperkuat dengan CASA rasio Bank Jatim sebesar 76,06% (selama lebih dari 15 tahun, CASA rasio bankjatim berada diatas 65%).

Dari sisi pembiayaan, kali ini Bank Jatim mampu mencatatkan pertumbuhan kredit tertinggi dalam beberapa tahun terakhir yaitu 13,16% (YoY) atau sebesar Rp 38,35 triliun. Pertumbuhan kredit tersebut diikuti dengan penurunan rasio Non Performing Loan (NPL) secara signifikan yaitu sebesar 2,77%. Hal ini menunjukkan kualitas kredit Bank Jatim dari tahun ke tahun semakin meningkat.

Kredit di sektor konsumsi menjadi penyumbang tertinggi yaitu sebesar Rp 23,10 triliun atau tumbuh 7,12% (YoY). Sedangkan pertumbuhan paling tinggi didapat dari sektor komersial sebesar 27,11% atau tercatat Rp 9,23 triliun . pertumbuhan yang tinggi tersebut didongkrak dari pertumbuhan kredit sindikasi yang signifikan sebesar 118,98%.

Komposisi rasio keuangan Bank Jatim periode Desember 2019 antara lain Return on Equity (ROE) sebesar 18,00%, Net Interest Margin (NIM) sebesar 6,11% dan Return On Asset (ROA) 2,73%. Sedangkan Biaya Operasional dibanding Pendapatan Operasional (BOPO) masih tetap terjaga di angka 71,40%.

Selama tahun 2019, Bank Jatim telah gencar melakukan pengembangan produk dan layanan digital banking. Pada triwulan pertama di 2019, Bank Jatim mengenalkan layanan digital banking terbaru yang diberi nama jatimcode. Layanan ini merupakan pengembangan fitur pembayaran dari aplikasi mobile banking melalui scan QR Code untuk mempermudah nasabah bertransaksi secara fleksibel.[lana/DM]

Editor: Dony Maulana

Posting Komentar

0 Komentar