Pelindo III Rencanakan Pembangunan Pelabuhan Multipurpose di Labuan Bajo

[caption id="attachment_15947" align="aligncenter" width="620"] Presiden Jokowi didampingi Direktur Utama Pelindo III Doso Agung saat meninjau Pelabuhan Labuan Bajo.[/caption]

SURABAYA-SUREPLUS: PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) atau Pelindo III bersama kementerian perhubungan telah berencana membangun pelabuhan multipurpose pertama di Labuhan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Pembangunan ini guna mendukung program pemerintah dalam rangka pemerataan ekonomi dan kawasan wisata super prioritas di Indonesia timur.

"Pelindo III ditunjuk langsung oleh Kementerian perhubungan untuk membangun serta mengelola pelabuhan tersebut," ungkap Direktur Utama Pelindo III, Doso Agung seperti yang tertulis di keterangan resminya, Kamis (23/1/2020).

Rencana pembangunan mendapat kunjungan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Presiden didampingi oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri PUPR Basuki Hadi Mulya serta Meteri Pariwisata, Menparekraf Wishnutama Kusubandio.

Jokowi mengatakan, pembangunan pelabuhan ini bisa berdampak langsung pada masyarakat di Labuan Bajo baik dari sisi perbaikan infrastruktur hingga peningkatan ekonomi masyarakatnya.

"Oleh karena itu, saya minta agar pembangunan pelabuhan multipurpose ini bisa segera dilaksanakan, paling lambat akhir tahun ini sudah mulai bisa beroperasi," ujarnya.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang mendampingi presiden menyatakan, pembangunan pelabuhan ini memang ditujukan pada menimgkatnya ekonomi di Labuan Bajo. Lokasi dipisahkan antara pelabuhan eksisting, pelabuhan penumpang dan cruise (pariwisata), dengan pelabuhan multipurpose yang akan dibangun ini.

“Kita membangun pusat pelabuhan untuk logistik karena di pelabuhan lama ada kegiatan yang tidak sinkron, menyatunya barang dengan penumpang, sementara Labuan Bajo itu wisatawan makin banyak. Ke depan, pelabuhan lama akan kita khususkan untuk penumpang dari Labuan Bajo ke Pulau Komodo, sementara pelabuhan ini nanti akan khusus untuk logistik aja. Tempat ini juga ideal, dari bandara hanya 20 menit,” kata Budi.

Di sela-sela mendampingi kunjungan Presiden Jokowi, Direktur Utama Pelindo III Doso Agung menjelaskan, Pelindo III telah mempersiapkan secara matang rencana pembangunan pelabuhan ini. Mulai dari segi kajian teknis hingga penyiapan akses atau infrastruktur jalan dari dan menuju pelabuhan.

“Pelindo III akan menginvestasikan insfratruktur untuk kebutuhan bongkar muat kapal di sini, baik curah cair maupun peti kemas. Sejauh ini secara persiapannya sudah matang. Tahun ini kami akan langsung melakukan pembangunan. Prediksinya, kapasitas pelabuhan ini bisa terus bertambah dari awalnya 4000 TEUs hingga mencapai 100.000 TEUs per tahun ke depannya,” tuturnya.

Kendati demikian, Pelabuhan multipurpose Labuan Bajo sendiri merupakan pelabuhan khusus logistik pertama di wilayah Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur yang akan dilengkapi sejumlah fasilitas di antaranya dua dermaga utama yaitu dermaga multipurpose dan dermaga curah cair.

"Selain itu, pelabuhan ini juga akan dilengkapi lapangan penumpukan peti kemas/non petikemas hingga area perkantoran. Pelabuhan ini dipersiapkan untuk melayani kapal curah cair dan petikemas dengan bobot 5000-10.000 DWT dengan luas pelabuhan mencapai kurang lebih 6 hektare," tutup Doso.[DEWID/DM]

Editor: Dony Maulana

Posting Komentar

0 Komentar