OJK Klaim Telah Lakukan Upaya Peningkatan Literasi Keuangan Masif di Jawa Timur

[caption id="attachment_16005" align="aligncenter" width="738"] Jajaran Pemprov Jatim, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Heru Kristiyana bersama , Anggota Komisi XI DPR RI, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Timur serta para pelaku industri jasa keuangan di Jawa Timur pada Pertemuan Tahunan Pelaku Industri Jasa Keuangan (PTIJK) Tahun 2020 dan Serah Terima Jabatan Kepala OJK Regional 4 Jawa Timur di Ballroom Hotel Sheraton Surabaya.[/caption]

SURABAYA-SUREPLUS: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 4 Jawa Timur mengklaim telah melakukan upaya yang masif, dalam mengedukasi masyarakat Jawa Timur seputar literasi keuangan untuk meningkatkan serta mewujudkan Jatim Well Financial Literate.

Upaya peningkatan literasi keuangan ini, terlaksana melalui 194 kegiatan sosialisasi kepada masyarakat, menginisiasi Program Si-Pinter Keuangan, Pelatihan dan Inklusi Literasi Keuangan dengan dukungan beberapa universitas di Jawa Timur, serta penerbitan Seri Buku Edukasi Keuangan Syariah.

"Sementara, upaya peningkatan inklusi keuangan di Jatim selama tahun 2019 dilakukan antara lain melalui program business matching TPAKD (Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah) untuk UMKM, mendorong pendirian 15 Bank Wakaf Mikro (BWM) dan perluasan Layanan Keuangan Tanpa Kantor Dalam Rangka Keuangan Inklusif (Laku Pandai)," ungkap Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Heru Kristiyana saat memberikan pemaparan dalam acara Pertemuan Tahunan Pelaku Industri Jasa, di Ballroom Hotel Sheraton Surabaya, Rabu (28/1/2020).

Heru mengungkapkan, OJK juga menerapkan fungsi perlindungan konsumen, yang diinisiasi lewat kegiatan edukasi keuangan. Terhitung, penanganan pengaduan nasabah sebanyak 3.282 pengaduan serta berkoordinasi dengan instansi terkait yang tergabung dalam Tim Kerja Satgas Waspada Investasi (SWI) Jawa Timur untuk mencegah dan menangani maraknya tawaran dan praktik investasi ilegal yang meresahkan masyarakat.

Sementara itu, Heru Cahyono yang akan menunggalkan Jatim dalam waktu dekat,  turut memberikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja sama dan mendukung OJK dalam melaksanakan tugasnya, terutama kepada Gubernur Provinsi Jawa Timur atas dukungannya dalam pelaksanaan tugas OJK di Jawa Timur.

“Salah satunya terwujud pada program dan dukungan pada upaya peningkatan budaya menabung bagi pelajar sejak dini melalui program One Student One Account dan upaya peningkatan literasi dan inklusi keuangan di Jawa Timur,” ujarnya.

Ia juga memberikan ucapan terima kasih kepada jajaran Polda Jatim untuk kerja samanya dalam mencegah dan menangani praktek investasi ilegal. “Kepada seluruh pimpinan Lembaga Jasa Keuangan yang turut serta dalam peningkatan perekonomian Jawa Timur kami juga menyampaikan terimakasih,” kata Heru.

Kendati demikian, Kepala OJK Regional 4 Jawa Timur Bambang Mukti Riyadi yang baru saja dilantik, berharap kerja sama, sinergi dan kolaborasi dari berbagai pihak dalam rangka mendorong penguatan ekosistem industri jasa keuangan di Jatim.

“Semoga dengan sinergi dan kolaborasi ini industri keuangan di Jatim lebih berdaya saing dan berkualitas,” tutur Bambang.[DEWID/DM]

Editor: Dony Maulana

Posting Komentar

0 Komentar