Kuartal IV 2019, Ekspansi Dunia Usaha Melambat

[caption id="attachment_6699" align="aligncenter" width="800"] Ilustrasi - Bank Indonesia mengatakan dunia usaha melambat pada periode Oktober-Desember 2019 dibandingkan Juli-September 2019. FOTO: SUREPLUS/DOK[/caption]

Jakarta, Senin (13/1), Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko mengatakan dunia usaha melambat pada periode Oktober-Desember 2019 dibandingkan Juli-September 2019. Meski begitu, bank sentral nasional memperkirakan ekspansi dunia usaha akan membaik pada Januari-Maret 2020.

Hal ini tercermin dari Hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) yang dilakukan bank sentral. Berdasarkan survei, nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) sebesar 7,79 persen pada kuartal IV 2019 atau lebih rendah dari 13,39 persen pada kuartal III 2019.

"Perlambatan tersebut sejalan dengan pola historis perkembangan kegiatan usaha yang cenderung melambat pada akhir tahun," ujar Onny dalam keterangan resminya.

Hal ini terjadi seiring perlambatan ekspansi dunia usaha pada kuartal lalu, maka kapasitas produksi terpakai dan penggunaan tenaga kerja juga lebih rendah dari kuartal sebelumnya. Hal ini membuat kondisi keuangan perusahaan terbilang stabil.

Kegiatan usaha yang tetap berjalan baik pada kuartal lalu beradda di sektor keuangan, real estate dan jasa perusahaan serta perdagangan. Lalu diikuti oleh sektor perhotelan dan restoran, jasa-jasa, serta pengangkutan dan komunikasi.

Meski proyeksi ini tidak setinggi realisasi kuartal III 2019, namun setidaknya sudah menunjukkan indikasi akan ada geliat bisnis pada tiga bulan ini. Lebih lanjut, bank sentral memperkirakan ada beberapa sektor usaha yang meningkat pada awal tahun ini, pungkas Onny. {FF}

Posting Komentar

0 Komentar