Komisi A DPRD Surabaya Lakukan Sidak Fasilitas Umum YKP






[caption id="attachment_15923" align="aligncenter" width="667"] Anggota Komisi A Arif Fathoni, saat sidak di lokasi fasum YKP, bersama Ketua Komisi A Pertiwi Ayu Krishna.[/caption]

SURABAYA-SUREPLUS: Komisi A DPRD Kota Surabaya melaksanakan sidak fasilitas umum (Fasum) tepatnya Yayasan Kas Pembangunan (YKP) yang berlokasi di perumahan Rungkut Asri Timur kelurahan Rungkut Kidul RW 10. Sidak ini ditujukan pada penelusuran terkait adanya dugaan jual beli lahan fasilitas umum oleh pengurus YKP lama.

Ketua Komisi A Pertiwi, Ayu Krisna menyatakan dari hasil sidak telah ditemukan bahwa saat ini lahan fasum telah dimiliki oleh PT Kharisma.

"Dari hasil sidak kami, ternyata itu memang fasum fasos di petanya, memang kenyataannya sesuai dengan apa yang disampaikan di hearing oleh warga YKP, bahwa itu sudah ditempati PT Kharisma Daihatsu," ungkap Ayu saat dikonfirmasi reporter Sureplus.id di kantor DPRD Surabaya, Selasa (21/01/2020).
Ayu mengungkapkan, di lahan yang berukuran kurang lebih 15 ribu meter persegi itu sedang dilakukan pembangunan menggunakan alat berat. Namun sayangnya pihak PT Kharisma hanya memiliki Surat Keterangan Rencana Kota (SKRK) dan masih belum mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB).


Sehingga menurut Ayu pembangunan belum boleh dilakukan. "Otomatis itu kan sebenarnya nggak boleh," ujarnya.

Selain itu, anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya Arif Fathoni menegaskan dari hasil sidak ditemukan telah terjadi dua kali proses jual beli fasum YKP. Ia menyebut, peralihan pertama antara YKP dengan PT MBB, kemudian dari PT MBB dijual ke PT Kharisma. Dari sanalah akan dibangun dealer showroom mobil Daihatsu.

Kendati demikian, ia bersama anggota DPRD lainnya berharap lahan fasum YKP dapat dikembalikan kepada warga mengingat saat ini pengurus YKP telah dikelola oleh Pemkot Surabaya.

"Perumahan sedemikian besar tapi tidak punya gedung serbaguna, tidak punya balai RW, itu kan ironi. Sementara warga membeli perumahan YKP dulu itu kan beserta fasilitas pendukungnya termasuk fasum dan fasosnya," tutup Arif.[DEWID/DM]


Editor: Dony Maulana



Posting Komentar

0 Komentar