Kolaborasi Dua Kampus Dalam Pengembangan Sistem Informasi

[caption id="attachment_15999" align="aligncenter" width="1024"] Jajaran pimpinan ITS dan UNSIKA berfoto bersama usai diskusi kunjungan ke kampus ITS[/caption]

SURABAYA-SUREPLUS: Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menggelar kerja sama dengan Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA). Kerja sama ini ditandai dengan kunjungan kerja delegasi UNSIKA, dalam rangka Konsultasi Pengembangan Sistem Informasi di ITS yang berlokasi di Gedung Rektorat ITS.

Rektor UNSIKA, Wahyudi Zarkasyi mengatakan UNSIKA mempunyai permasalahan mengenai sistem informasi, terutama pada bagian keuangan, kepegawaian, dan akademik. Hal ini terbukti dengan banyaknya permasalahan di bidang keuangan

"Contohnya seperti penerimaan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan piutang yang masih belum terdeteksi secara sempurna. Bahkan setiap tahun ada laporan keuangan yang bermasalah,” ungkap Wahyudi, saat menghadiri kerja sama dengan Kampus ITS, Selasa (28/1/2020).

Senada dengan Kepala Biro Umum dan Keuangan UNSIKA Salhefni menyatakan, UNSIKA juga memiliki permasalahan sistem informasi di bidang kepegawaian yang masih diaplikasikan secara manual. Ini karena mayoritas jumlah pegawai di UNSIKA berstatus bukan Pegawai Negeri Sipil (PNS).

"Untuk pegawai PNS dapat menggunakan sistem dari kementerian terkait, sehingga kami ingin menyamaratakan keduanya,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor ITS Mochamad Ashari menyambut baik kedatangan dan tujuan Rektor UNSIKA beserta jajarannya, untuk mempelajari sistem informasi yang diterapkan di ITS.

“Kami akan berusaha untuk turut andil dalam memperbaiki sistem informasi yang ada di UNSIKA,” kata Asharin saat dikonfirmasi reporter Sureplus.id

Mengenai keuangan, Kepala Biro Keuangan ITS Tri Budi Utama menjelaskan ITS sendiri telah melakukan kerja sama dengan beberapa bank plat merah atau Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk menggunakan sistem informasi bank tersebut.

Adapun mengenai masalah piutang biaya pendidikan dan kerja sama, ITS menggunakan sistem tunggakan yang harus dibayar pada semester berikutnya.

“Kami juga memiliki sistem yang dapat memantau pendapatan ITS secara berkala dan transparan,” ucapnya.

Kendati demikian, Direktur Sumber Daya Manusia dan Organisasi (SDMO) ITS Sri Gunani Pratiwi  menuturkan, ITS juga memiliki Sistem Informasi Kepegawaian yang berguna untuk data administratif pegawai PNS dan non-PNS di lingkungan ITS. Di sistem tersebut juga terdapat penilaian kinerja pegawai di ITS.

"Jadi masing-masing pegawai dapat mengakses kinerja mereka, sehingga dapat diketahui gaji dan insentif yang akan didapat,” tutur Sri.[DEWID/DM]

Editor: Dony Maulana

Posting Komentar

0 Komentar