Khofifah Pastikan Mahasiswa Jatim di Wuhan Dalam Kondisi Aman



[caption id="attachment_16008" align="aligncenter" width="1280"] Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa[/caption]

SURABAYA-SUREPLUS: Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa pastikan mahasiswa Jawa Timur yang menempuh pendidikan di Central China Normal University Kota Wuhan, Tiongkok, tidak terinfeksi virus korona yang menjadi wabah di kota itu.


"Mahasiswa Indonesia, termasuk dari Jatim  dalam kondisi aman dan sedang berada di asrama, meskipun belum bisa kembali dari Wuhan karena transportasi dari Indonesia ke Wuhan ditutup untuk sementara waktu," ungkap Khofifah di Surabaya, Rabu (29/1/2020).

Khofifah mengungkapkan, surat resmi dari Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Tiongkok Cabang Wuhan menyatakan ada delapan mahasiswa, program strata satu dan empat mahasiswa program strata dua asal Jawa Timur di antara 93 mahasiswa dan warga negara Indonesia yang berada di Wuhan.

Menurutnya, KBRI Beijing selalu memperhatikan seluruh mahasiswa dan warga negara Indonesia yang tengah berada di Kota Wuhan. PPI Tiongkok Cabang Wuhan, selalu berkoordinasi dengan KBRI dan Direktorat Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri.

"Dari surat PPI yang saya dapatkan, akses transportasi ke Wuhan maupun sebaliknya sementara ditutup. Namun otoritas setempat memastikan distribusi makanan ke Wuhan tidak terganggu," ujarnya.

Kendati demikian, Gubernur terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri, Konsulat Jenderal China di Surabaya, dan Rektor Universitas Negeri Surabaya, untuk memantau kondisi mahasiswa Jawa Timur yang menempuh pendidikan di Wuhan.

"Pemprov Jatim akan melakukan yang terbaik, karena mereka adalah anak-anak Jatim dan ini menjadi perhatian kita. Termasuk di antaranya mengupayakan opsi pemulangan jika itu merupakan langkah terbaik," tutup Khofifah.[DEWID/DM]

Editor: Dony Maulana

Posting Komentar

0 Komentar