Khofifah Ingin Kebut Realisasi Perpres 80 Tahun 2019

[caption id="attachment_15789" align="aligncenter" width="512"] Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat menjelaskan percepatan Perpres 80 untuk mengakselerasi kemajuan Jawa Timur.[/caption]

SURABAYA-SUREPLUS: Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengumpulkan para kepala daerah hingga camat dan Aparatur Negeri Sipil (ASN) di jajarannya. Pertemuan ini bertujuan untuk mempercepat realisasi Perpres 80 tahun 2019.

"Perpres 80 tahun 2019 mengantarkan Jatim menjadi provinsi terdepan dari seluruh provinsi. Ada visi dalam RPJMD bagaimana kita mewujudkan masyarakat sejahtera," ungkap Khofifah di Grand City Surabaya, Jumat (10/1/2020).

Khofifah mengungkapkan, dari Perpres ini Khofifah tidak ingin ada lagi disparitas di Jatim. Ia menginginkan agar seluruh daerah bisa mendapatkan manfaat yang rata, dari percepatan pembangunan.

"Ada keadilan karena ada disparitas, ada gini ratio, ada ketimpangan antara utara dan selatan Jawa Timur, antara kota dan desa di Jawa Timur. Maka pemerataan pembangunan dengan pendekatan pembangunan kewilayahan menjadi bagian yang sangat penting," ujarnya.

Disamping itu, Khofifah juga meminta dukungan bupati dan wali kota perihal pembangunan ini. Dirinya percaya meski hanya ada tiga sektor yang diprioritaskan Jokowi, namun daerah lain pasti akan ikut menerima manfaatnya.

Kendati demikian, tiga sektor yang diprioritaskan yakni pembangunan akses di gerbangkertasusila, kemudian wisata BTS atau Bromo Tengger Semeru hingga Selingkar ijen dan lintas selatan. Namun Khofifah menyebut wilayah Madura hingga Ijen juga menjadi prioritasnya.

"Artinya, seluruh kabupaten kota di Jawa Timur akan tersapa. Harapannya adalah pemerataan pembangunan akan merata meskipun prioritas pembangunan ada di 3 wilayah," tutup Khofifah.[DEWID/DM]

Editor: Dony Maulana

Posting Komentar

0 Komentar