Ekspor Nonmigas Jawa Timur Berhasil Naik di Akhir Tahun 2019



[caption id="attachment_8791" align="aligncenter" width="800"] Ilustrasi - Kegiatan ekspor impor di Jawa Timur. FOTO: SUREPLUS/DOK[/caption]

SURABAYA-SUREPLUS: Total Ekspor Jawa Timur bulan pada bulan Desember 2019 mengalami peningkatan sebesar 1,23 persen dibandingkan bulan November, yaitu dari 1,70 miliar dolar AS menjadi 1,72 miliar dolar AS. Kenaikan ini berkat kinerja komoditas yang nonmigas naik sebesar 4,97 persen, yaitu dari 1,58 miliar dolar AS menjadi 1,65 miliar dolar AS.


"Apabila dibandingkan Desember 2018, nilai ekspor nonmigas juga mengalami kenaikan sebesar 11,30 persen," ungkap Satriyo Wibowo, Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim, saat dihubungi reporter Sureplus.id, Rabu (22/1/2020).


Berdasarkan pengelompokan golongan barang 2 digit, maka di bulan Desember 2019, golongan Perhiasan/Permata menjadi komoditas ekspor nonmigas utama Jawa Timur dengan nilai transaksi sebesar 179,85 juta dolar AS. Peringkat kedua yang terbanyak diekspor Jawa Timur adalah Lemak dan Minyak Hewan/Nabati yang menyumbang nilai ekspor sebesar 167,70 juta dolar AS atau naik sebesar 47,25 persen.

Satriyo mengungkapkan, golongan barang peringkat yang ketiga adalah golongan Kayu, Barang dari Kayu dengan nilai ekspor sebesar USD 115,72 juta atau turun sebesar 0,02 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

"Dilihat dari negara tujuan utama ekspor nonmigas, Tiongkok adalah negara tujuan utama ekspor Jawa Timur bulan Desember 2019, disusul ke Jepang dan Amerika Serikat," ujarnya.

Menurutnya, selama bulan ini ekspor nonmigas Jawa Timur ke Tiongkok mencapai 267,93 juta dolar AS. Sedangkan ekspor ke Jepang, dan Amerika Serikat berturut-turut sebesar 239,51 juta dolar AS dan 232,17 juta dolar AS.

"Untuk negara ASEAN juga masih menjadi tujuan utama ekspor nonmigas Jawa Timur selama bulan Desember 2019, dengan peranan sebesar 17,15 persen. Malaysia menjadi negara utama dengan peranan 5,40 persen dari total ekspor nonmigas Jawa Timur, diikuti Vietnam dengan peranan sebesar 5,22 persen," kata Satriyo.

Kendati demikian,  ekspor nonmigas ke kelompok negara Uni Eropa menyumbang 8,52 persen atau dengan nilai 141,00 juta dolar AS. "Ekspor ke kawasan ini, dominan ke Belanda sebesar USD 47,18 juta dan diikuti ekspor ke Jerman sebesar 26,55 juta dolar AS," tutup Satriyo.[DEWID/DM]

Editor: Dony Maulana

Posting Komentar

0 Komentar