BMKG Juanda Imbau Masyarakat Soal Cuaca Ekstrem di Jatim







[caption id="attachment_15738" align="aligncenter" width="731"] Gedung BMKG Juanda yang berlokasi di Sidoarjo.[/caption]

SURABAYA-SUREPLUS: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda memprediksi potensi cuaca ekstrem dengan curah hujan intensitas lebat di Jawa Timur hingga tanggal 10 Januari 2020. Hujan lebat itu diikutin dengan kilat, petir dan angin kencang.

Kepala BMKG Juanda Surabaya, Bambang Hargiyono mengklaim ada pola tekanan rendah di Samudra Hindia selatan di Nusa Tenggara, yang menyebabkan terbentuknya pola pertemuan angin atau konvergensi di sepanjang wilayah Jawa Timur.

"Dari analisa MJO menguatkan indikasi suplai uap air meningkat. Kemudian, saat ini di Jawa Timur juga sudah mendekati puncak musim hujan," ungkap Bambang seperti yang tertulis dalam keterangan resminya, Senin (6/1/2020).

Bambang mengungkapkan, beberapa wilayah di Jawa Timur yang berpotensi cuaca ekstrem, curah hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat, petir dan angin kencang yaitu di Bangkalan, Bondowoso, Banyuwangi, Jember, Jombang, Kabupaten Blitar, Kabupaten Kediri, Kabupaten Malang, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Pasuruan dan Kabupaten Probolinggo.

Tidak hanya itu, Kota Batu, Blitar, Kediri, Malang, Mojokerto, Pasuruan, Probolinggo. Lalu Lamongan, Lumajang, Magetan, Pacitan, Pamekasan, Pulau Bawean, Sidoarjo, Situbondo, Sumenep, Surabaya, Trenggalek, Tuban, Tulungagung.

“Masyarakat kami himbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap imbas yang dapat ditimbulkan seperti banjir tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang dan jalan licin,” ujarnya.

Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda di Sidoarjo, Jawa Timur, mengeluarkan peringatan dini bahwa di sebagian wilayah di Jawa Timur berpotensi terjadi angin kencang disertai dengan hujan deras saat akhir pekan ini.

Kasi Data dan Informasi BMKG Juanda, Teguh Tri Susantomengatakan pada akhir pekan ini terjadi potensi angin kencang disertai dengan hujan deras, terutama pada saat sore dan malam hari.

"Kami berharap kepada masyarakat supaya lebih waspada dan berhati-hati jika sudah memasuki musim hujan ini. Termasuk juga dengan segala kemungkinan tentang potensi bencana yang bisa ditimbulkan," kata Teguh.

Kendati demikian, BMKG Juanda juga mengeluarkan peringatan dini tentang kondisi penerbangan di Bandara Internasional Juanda Surabaya supaya pilot bisa menentukan apakah melanjutkan perjalanan atau tidak.

"Kami juga menyalurkan informasi seputar cuaca melalui berbagai kanal yang ada seperti grup whatsapp," tutup Teguh.[DEWID/DM]




Posting Komentar

0 Komentar