Anjloknya Minat Wisatawan Jawa Timur Pada November 2019



[caption id="attachment_5586" align="aligncenter" width="1000"] ILUSTRASI: Warga  berebut sesaji di kawah Bromo yang dilemparkan oleh umat yang usai berdoa dan para wisatawan.[/caption]

SURABAYA-SUREPLUS: Kunjungan Wisman ke Jawa Timur bulan November 2019 mengalami sedikit penurunan, yakni sebanyak 21.135 kunjungan. Angka tersebut turun sebesar 0,08 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang mencapai 21.152 kunjungan.

"Kalau di lihat secara umum, pola kedatangan Wisman ke Provinsi Jawa Timur pada bulan Januari sampai November dua tahun terakhir polanya mirip, tapi tahun 2019 masih lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya," ungkap Satriyo Wibowo, Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur saat dihubungi reporter Sureplus.id, Senin (6/1/2020).

Satriyo mengungkapkan, untuk tahun 2019 meskipun pada bulan April dan Mei cenderung turun, mirip dengan pola 2018, tetapi sampai hingga bulan Agustus kembali mengalami peningkatan. Kemudian sempat turun September dan meningkat lagi di Oktober, namun turun tipis di November. Menurutnya, hal ini perlu menjadi perhatian pihak terkait, agar jumlah wisman meningkat hingga akhir tahun 2019.

Ia menjelaskan, terdapat sepuluh negara asal Wisman yang mendominasi kunjungan ke Provinsi Jawa Timur pada November 2019. Negara tersebut adalah Malaysia, Singapura, Tiongkok, Taiwan,Jepang, India, Amerika Serikat, Korea Selatan, Thailand dan Australia.

"Wisatawan mancanegara dari sepuluh negara itu tersebut mencakup 70,27 persen dari total kedatangan wisman ke Jawa Timur pada November 2019," ujarnya.

Kendati demikian, perhitungan secara kumulatif menunjukkan selama Januari-November 2019, jumlah wisman mengalami penurunan sebesar 22,54 persen bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, yaitu dari 293.920 kunjungan menjadi 227.659 kunjungan.

"Kunjungan Wisman berkebangsaan Malaysia tetap yang terbanyak pada periode Januari-November 2019 sebesar 65.784 kunjungan, disusul dari Singapura sebanyak 24.602 kunjungan dan Tiongkok sebanyak 22.019 kunjungan," tutup Satriyo.[DEWID/DM]

Editor: Dony Maulana

Posting Komentar

0 Komentar