Upaya Pemkot Cegah Banjir di Kota Surabaya

Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan Kota Surabaya, Erna Purnawati (kanan) yang mengklaim telah melaksanakan beberapa upaya pencegahan banjir di Surabaya.

SURABAYA-SUREPLUS: Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah melaksanakan upaya mengantisipasi banjir memasuki musim hujan tahun ini, salah satunya membangun saluran air termasuk pembangunan box culvert di hampir seluruh wilayah Kota Surabaya.

“Sampai sekarang, saluran baru ini sudah mencapai 293,87 kilometer. Saluran air ini terus disambungkan hingga hilirnya ke laut. Kami terus mengerjakan proyek box culvert di berbagai titik yang belum selesai,” ungkap Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan Kota Surabaya, Erna Purnawati di Surabaya, Jumat (15/1/2020).

Erna mengungkapkan, hingga kini pengerukan sungai dan saluran masih dilakukan. Hasil pengerukan itu mencapai 2.865.002 meter kubik, sedangkan lumpur hasil pengerukan itu dimanfaatkan untuk membangun lapangan, taman, makam, boezem (waduk) , sekolah, rusun, pasar, dan berbagai fasilitas pemerintahan lainnya.

“Disamping itu, kami juga memperbanyak rumah pompa dan menambah kapasitas pompa airnya. Saat ini, Surabaya sudah ada 59 rumah pompa yang tersebar di berbagai lokasi di Kota Surabaya,” ujarnya.

Kendati demikian, setiap rumah pompa itu memiliki beberapa pompa air dengan dengan kapasitas yang beragam. Khusus pompa banjir berkapasitas 1-5 meter kubik per detik sudah ada 204 unit, sedangkan pompa Sludge berkapasitas 0,25 meter kubik per detik ada 66 unit.

“Kami juga terus menambah boezem atau waduk. Hingga saat ini sudah ada 72 boezem dengan luas 1.446.925 meter persegi dan volume 6.008.139 meter kubik. Kami juga revitalisasi brandgang dengan pengerukan, rehabilitasi, dan pelarangan membangun gedung di atasnya,” tutup Erna.[DEWID/DM]

Editor: Dony Maulana