Kasus Investasi Bodong MeMiles Seret Salah Satu Penyanyi Tersohor

Marcello Tahitoe, penyanyi yang menjadi salah satu member investasi bodong MeMiles saat berada di Polda Jatim. FOTO: SUREPLUS/DEWID WIRATAMA

SURABAYA-SUREPLUS: Terbongkarnya kasus investasi bodong MeMiles menyeret salah satu Penyanyi terkenal, Marcello Tahitoe (MT) alias Ello. Saat dimintai keterangan, Ello mengakui menjadi member investasi bodong Memiles. Pengakuan tersebut disampaikan setelah delapan jam menjalani pemeriksaan di Polda Jawa Timur.

Ello memasuki ruang penyidik Direktorat Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) pukul 10.00 WIB, dan baru keluar sekira pukul 18.00 WIB. Ello yang mengenakan kaus biru dongker dan celana hitam ini, mengaku dirinya diperiksa sebagai saksi.

“Saya dipanggil sebagai saksi, saya member, saya top up dan saya dapat reward secara prosedur,” ungkap Ello, saat sesi wawancara di Mapolda Jatim, Rabu (15/1/2020).

Ello mengungkapkan, ia mendapatkan reward berupa satu unit mobil jenis sedan. Penyanyi satu ini mengatakan bahwa ia akan segera menyerahkan reward mobil tersebut kepada Polda Jatim. Hal tersebut harus segera dilakukan untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.

“Reward saya dapat mobil. Nanti akan diberikan ke penyidik,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dirinya juga sempat kaget saat tahu namanya terseret dalam perkara ini. Ia menyebut dirinya hanyalah korban dari Memiles.

“Saya lumayan kaget ketika mendengar rilis dari Polda Jatim. Saya di sini selain sebagai korban karena tidak jelas, nama saya juga tersebut atau tergeret ke masalah ini dan ini cukup mengganggu saya,” kata Ello.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko memberikan pernyataan selama delapan jam diperiksa penyidik, Ello dicecar 45 pertanyaan. Selama pemeriksaan, Ello juga telah mengaku sebagai member Memiles dan melakukan top up. Ello juga mengaku mendapatkan reward berupa mobil.

Menurutnya, mobil tersebut diperoleh Ello sekitar bulan November 2019 lalu. Penyidik berencana akan segera melakukan penyitaan terhadap aset tersebut.

“Didapatkan sekitar bulan November dari penyidik akan melakukan analisa dan penyitaan, masih dalam proses penyidikan nanti kita akan sampaikan ketika nanti sudah kembali,” tutup Truno.[DEWID/DM]

EDITOR: Dony Maulana