Petinggi Ciputra Gelar Pameran Foto Perjalanannya dari Berbagai Belahan Dunia

Fotografer yang juga pekerja properti multinasional D Agung Krisprimandoyo (kanan) bersama Senior Director PT Ciputra Development Tbk, Sutoto Yakobus mengamati foto-foto yang mengabadikan berbagai tempat di dunia bertema My Flat World di Ciputra World Surabaya.

SURABAYA-SUREPLUS: Agung Krisprimandoyo, Senior Director Ciputra Development memiliki hobi kreatif nan produktif di sela-sela kesibukannya bekerja. Hal tersebut ia aplikasikan pada pameran foto hasil jepretannya dari berbagai belahan dunia, yang 100 diantaranya diabadikan melalui buku My Flat World.

Mengabadikan foto selama bertahun-tahun dalam sebuah buku sudah menjadi keinginan Bimo sejak lama. Dalam perjalanan hobinya, ia bertemu dengan seorang fotografer handal dari Jakarta untuk mengurasi hasil karyanya itu. Meskipun hanya 100 yang terpilih dari ribuan foto , namun Bimo mengatakan hal tersebut cukup membuatnya senang.

“Bukanlah hal yang mudah dalam memilih 100 foto. Saya harus berkonsultasi dengan Oscar (kurator) dan bolak-balik Jakarta Surabaya selama lima tahun. Syukur Alhamdulillah, kini bisa selesai dan ada wujudnya,” ujar Agung, saat sesi wawancara di Atrium Ciputra World Surabaya, Selasa (14/1/2020)

Agung mengungkapkan, Foto-foto yang ada di pameran ini merupakan hasil jepretannya sejak tahun 2003, ketika kamera DSLR kembali muncul. Pada tahun tersebut dia mencoba untuk kembali bergaul dengan kamera, setelah sebelumnya sempat hengkang sejenak.

Menurutnya, di perusahaan yang sejak muda hingga saat ini masih diikutinya itu, Agung juga  berkesempatan berkeliling ke banyak tempat menarik di berbagai negara. Baik itu yang sudah banyak dikunjungi orang maupun yang tidak.

“Dari semua foto itu memang hasil jepretan waktu traveling. Ya kalau traveling apa lagi kalau bukan tentang keindahan alam, budaya, seni dan sebagainya. Jadi itulah yang saya tampilkan,” ujarnya.

Hingga kini, ia telah mengunjungi 63 negara dan menghasilkan banyak foto-foto yang menurutnya sangat indah. Foto-foto dihasilkannya dari traveling bersama perusahaan, bersama keluarga dan photo tour.

“Dalam setahun ya minimal tiga kali itu saya ke luar negeri. Hasilnya tentu berbeda antara liburan bersama perusahaan, keluarga atau photo tour. Semua memberikan kepuasan tersendiri dan tidak terutama dari hasil jepretan,” kata Agung.

Kendati demikian, di buku yang akan diluncurkan pada 18 Januari mendatang, masih memuat 100 foto dari hunting di 25 negara. “Saya suka memotret yang jarang ada orang ke sana. Kalau sudah banyak yang singgah ke obyek wisata itu kurang ada greget,” tutup Agung.[DEWID/DM]

Editor: Dony Maulana