Penyambutan Satgas MTF Lebanon di Surabaya

Satgas TNI Konga Maritime Task Force (MTF) XXVIII-K United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) saat tiba di Stasiun Pasar Turi.

SURABAYA-SUREPLUS: Setelah terselesaikanya misi pemeliharaan perdamaian dunia PBB di Lebanon yang berlangsung selama satu tahun, Satgas TNI Konga Maritime Task Force (MTF) XXVIII-K United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) yang dikomando oleh Letkol Laut (P) Cecep Hidayat telah tiba di Surabaya.

Kedatangan satgas MTF tahun 2019 ini disambut langsung oleh Komandan KRI I Gusti Ngurah Rai (GNR-332), Kolonel Laut (P) Henry Ballo yang mewakili Pangarmada II Laksda TNI Heru Kusmanto di Stasiun Pasar Turi Surabaya

“Selamat datang dan selamat kepada seluruh personel Satgas MTF XXVIII-K/UNIFIL, yang telah melaksanakan tugasnya dengan sangat baik dan membanggakan,” ungkap Henry, sapaan akrab Komandan KRI I Gusti Ngurah Rai-332 saat memberikan sambutan di stasiun Pasar Turi, Sabtu (11/1/2020).

Saat tiba di Kota Surabaya, para personel tidak menaiki KRI Sultan Hasanuddin-366 yang selama penugasan menjadi kapal markas mereka. Hal ini, lantaran setelah kembali dari Lebanon, para duta diplomasi perdamaian PBB tersebut lebih dulu transit di Markas PMPP TNI di Sentul, Bogor.

“Sementara KRI Sultan Hasanuddin-366 sendiri akan digunakan sebagai kapal markas bagi Satgas MTF Unifil XXVIII-L tahun 2020,” ujarnya.

Sesaat setelah tiba di stasiun para personel Satgas MTF 2019 segera melaksanakan pemeriksaan dan penataan manifes serta personel. Tidak ketinggalan untuk menggugah semangat pasukan di pagi hari ditampilkan yel yel dari Satgas, yang dilanjutkan dengan doa bersama karena telah tiba dengan selamat di Surabaya dan untuk kelancaran kegiatan mereka selanjutnya.

“Segera laksanakan konsolidasi dan pengecekan materiil serta perlengkapan tugas,” ujar Henry saat mengakhiri sambutan.

Menurut rencana, para personel Satgas MTF 2019 akan mengikuti pengarahan yang diberikan oleh Pangarmada II Laksda TNI Heru Kusmanto di Markas Koarmada II, pada Senin (13/1) mendatang.

“Dijadwalkan kalau keluarga akan akan ikut serta dalam pengarahan. Ya sekaligus jadi momen berkumpul kembali setelah berpisah selama satu tahun,” tutup Henry.[DEWID/DM]

Editor: Dony Maulana