Satoria Group Targetkan Penjualan di Tahun 2020 Bakal Ludes

Presiden Direktur Satoria Group, Alim Satria (kanan) dalam ceremony Topping Off proyek gedung perkantoran Satoria Tower Surabaya Barat.

SURABAYA-SUREPLUS: Satoria Group mengadakan prosesi penutupan atap (topping off) gedung perkantoran, Satoria Tower, di Jalan HR Muhammad kawasan Surabaya Barat. Kini, penjualan yang diraih telah mencapai 60% dari 52 unit yang dipasarkan dan ditargetkan akan ludes terjual (sold out) saat serah terima unit pada Agustus 2020.

Presiden Direktur Satoria Group, Alim Satria menyatakan bahwa seremonial topping off menandai proses kegiatan konstruksi gedung modern bergaya futuristik itu telah memasuki tahap finishing. Topping off ini juga merupakan bukti komitmen Satoria Group, kepada para customer untuk menyelesaian pembangunan proyek setinggi 36 lantai dengan investasi Rp 450 miliar sesuai target.

“Kami dulu menargetkan Satoria Tower yang memiliki fasilitas mewah ini bakal topping off pada akhir tahun 2019 dan kami telah membuktikan komitmen itu pada hari ini,” ungkap Alim saat ceremonial topping off Gedung Perkantoran Satoria Tower, Senin (9/12/2019).

Alim mengungkapkan, Satoria Group juga akan konsisten pada target serah terima unit. Setelah topping off ini, membutuhkan waktu sekitar 3 bulan kedepan untuk merampungkan pekerjaan finishing. Sehingga, diperkirakan pada pertengahan tahun 2020, proyek gedung perkantoran yang dikerjakan oleh PT Mitra Agung Surabaya(MAS), salah satu anak perusahaan Satoria Group, akan rampung.

“Target kami serah terima unit sekitar Agustus 2020,” ujarnya.

Ia menjelaskan total luas ruang kantor di Satoria Tower yang dipasarkan mencapai 20.000 meter persegi. Terdiri dari 52 unit premium loft dalam beberapa tipe, premium office yang sangat flexible, mulai luas 36 meter persegi hingga 1.300 meter persegi dengan fasilitas perkantoran lengkap.

“Dengan memadukan teknologi canggih, fasilitas yang lengkap dan mewah gedung ini selaras dengan tren kebutuhan perkantoran sekarang dan di masa yang datang. Selama ini, Satoria Tower sudah diminati baik perusahaaan BUMN, swasta, multinasional maupun perusahaan rintisan (startup) dan jasa,” ucapnya.

Kendati demikian, disamping ramah lingkungan dan interior yang hangat serta modern, bingkai jendela yang luas yang menghadap padang golf yang indah dalam kota, Satoria Tower juga dilengkapi teknologi tinggi dan keamanan yang canggih yang cukup memenuhi kebutuhan pengguna bergaya hidup enerjik.

“Sampai sekarang, penjualan Satoria Tower sudah mencapai 60%. Namun dengan dilakukannya topping off ini, kami optimistis saat serah terima nanti sudah sold out seiring dengan kian membaiknya pertumbuhan ekonomi nasional, apalagi dengan kebijakan Presiden Jokowi yang gencar menarik investasi dari luar negeri tentu akan membuat pasar properti kembali bangkit,” tutup Alim.[DEWID/DM]

Editor: Dony Maulana