Khofifah Letakkan Batu Pertama Pembangunan Museum HAM Omah Munir

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa secara simbolis meletakan batu pertama untuk pembangunan Museum HAM Munir, di Kota Batu.

SURABAYA-SUREPLUS: Pemerintah Provinsi Jawa Timur beserta Pemerintah Kota Batu secara resmi melaksanakan peletakan batu pertama, untuk pembangunan berdirinya Museum HAM Munir di Kota Batu. Peletakan batu pertama tersebut dilakukan simbolis oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

“Pembangunan museum ini, merupakan iktiar panjang sekaligus cita-cita bersama terhadap komitmen untuk mengukuhkan nilai dan prinsip hak asasi manusia. Hal ini demi memewujudkan kehidupan bernegara dan bermasyarakat yang setara,” ungkap Khofifah, Senin (9/12/2019).

Khofifah mengungkapkan, kesetaraan yang dimaksud adalah kehidupan bermasyarakat tanpa mendiskriminasi, saling menghormati, saling menghargai serta berkeadilan dalam upaya penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak asasi.

“Berdirinya Museum HAM ini merupakan kebersamaan membangun prinsip hak asasi manusia serta membangun pembelajaran, literasi dan edukasi yang masif sebagai upaya memanggil memori untuk universalisme kemanusiaan, termasuk dari berbagai agama,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Batu Punjul Santoso mengklaim bahwa pembentukan museum ini adalah momentum bersejarah untuk memperkaya wahana kota Batu.

“Kehadirannya menjadi pembelajaran bagi anak-anak agar hak asasi manusia diketahui dan menjadi hak kita bersama,” kata Punjul.

Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik menegaskan bahwa peletakan batu pertama ini memandai tekad seluruh pejuang HAM dan pengambil kebijakan untuk terus mengupayakan penegakan hukum dan HAM di Indonesia, khususnya bagi korban dan pelanggaran HAM.

“Gagasan pendirian Museum HAM ini merupakah tonggak pembelajaran tentang hak asasi manusia.” ucapnya.

Kendati demikian, Pengurus Yayasan Omah Munir, Andi Achdian memberikan apresiasi pada Gubernur Jawa Timur, Walikota Jawa Timur, Komnas HAM serta dukungan banyak pihak untuk mendukung berdirinya Museum HAM Munir.

“Harapan di masa depan, museum ini bukan saja menjadi tempat yang menyimpan koleksi dari berbagai artefak yang mengingatkan generasi muda Indonesia terhadap perjalanan sejarah HAM di Indonesia, tetapi juga menjadi sebuah pusat pembelajaran bagi generasi muda Indonesia mempelajari nilai-nilai penting HAM untuk membangun Indonesia masa depan yang berkeadilan dan menghormati hak-hak asasi warganya.” pungkas Andi.[DEWID/DM]

Editor: Dony Maulana