Pertamina Luncurkan Pelayanan Delivery Service Terbaru

General Manager Pertamina MOR V, Werry Prayogi (tengah) didampingi Rustam Aji Unit Manager Communication & CSR MOR V – Jatimbalinus (kanan) melakukan pengisian BBM Pertamax Turbo saat peluncuran Pertamina Delivery Service (PDS) di SPBU Coco Jemursari.

SURABAYA-SUREPLUS: Di era yang semakin mendigital ini, menuntut apapun untuk dilakukan dengan cepat. Salah satunya adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Pertamina, yang hari ini melalui Marketing Operation Region (MOR) V meluncurkan program Pertamina Delivery Service (PDS) yang berlokasi di SPBU COCO 51.601.65 Jemursari, Surabaya.

PDS ini merupakan inovasi dari Pertamina yang diawali dengan uji coba di Jakarta sejak bulan Agustus 2019 lalu. Setelah keberhasilan pada uji coba, akhirnya diteruskan dengan ekspansi sebanyak 62 SPBU yang berada di seluruh Indonesia dimana 11 diantaranya berada di Jawa Timur dan Bali.

“Layanan ini adalah inovasi terbaru dimana konsumen akan diberikan kemudahan untuk mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) khususnya Pertamax turbo, Pertamina Dex dan juga LPG sehingga mereka tidak perlu repot untuk keluar rumah untuk mendapatkannya,” ungkap General Manager Pertamina MOR V, Werry Prayogi, Jumat (6/12/2019).

Werry mengungkapkan, dengan adanya layanan ini, konsumen kelas atas akan semakin besar. Jika saat ini konsumen Pertamax Turbo, Pertamina Dex dan Bright Gas hanya sekitar 10 persen hingga 15 persen, ia yakin dengan adanya layanan ini maka konsumen akan naik menjadi 20 persen.

Menurutnya, konsumen hanya perlu menghubungi Contact Center Pertamina 135 untuk menggunakan layanan tersebut. Nantinya BBM dan LPG tersebut akan langsung diantarkan oleh petugas pengantar. Adapun jenis BBM yang dapat digunakan pada layanan ini adalah Pertamax Turbo dan Pertamina Dex, serta Bright Gas 5.5 Kg untuk produk LPG.

“Kendaraan bermotor yang digunakan oleh kurir sudah diuji kelayakannya untuk jalan dan dilengkapi dengan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) 1 Kg untuk keamanan saat mengirimkan BBM dan LPG kepada konsumen. Kami selalu berupaya mendahulukan keselamatan, keamanan dan kenyamanan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Untuk wilayah Jawa Timur layanan PDS dapat ditemui di 10 titik SPBU, dengan rincian 6 SPBU di Surabaya, 2 SPBU di Sidoarjo, dan 2 SPBU di Malang. Sedangkan di luar Jawa Timur, dapat ditemui 1 titik di Bali.

“Harga BBM-nya yang dijual sama dengan harga di SPBU dengan tambahan biaya antar Rp 20.000 per tujuan. Minimum order bisa 10 liter dengan maksimal 30 liter, sesuai dengan kapasitas motor pengantar BBM dan memperhatikan aspek safety dalam pengantaran BBM dan LPG kepada konsumen. Khusus bulan Desember ini, dalam rangka launching Program PDS, Pertamina memberikan bebas biaya antar (gratis) hingga 31 Desember 2019,” kata Wery.

Kendati demikian, untuk pelanggan yang belum terjangkau layanan PDS, saat ini juga bisa dengan mudah mencari SPBU terdekat melalui aplikasi MyPertamina. Aplikasi ini sendiri merupakan aplikasi mobile, yang bisa didapatkan melalui google playstore maupun applestore untuk memudahkan konsumen dalam mendapatkan informasi seputar Pertamina seperti info SPBU, event, produk, dan lainnya.

“Kami harap dengan adanya layanan PDS ini dapat memberikan kemudahan bagi konsumen untuk mendapatkan BBM dan LPG di sekitar, sesuai dengan komitmen Pertamina untuk dapat memenuhi aspek Availability dan Accessibility dalam menjalankan operasi bisnisnya,” tutup Werry.[DEWID/DM]

Editor: Dony Maulana