Disperindag Jatim Jamin Pasokan dan Harga Komoditas Pangan Stabil Jelang Nataru

Kegiatan dagang yang berlangsung di Pasar Tradisional Pakis. FOTO: DEWID WIRATAMA

SURABAYA-SUREPLUS: Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Timur mengklaim, sejumlah stok bahan pokok dan harga di seluruh wilayah Jawa Timur cukup stabil, jelang masuknya libur hari raya Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

“Stabilnya harga bahan pokok ini, karena stok dan persediaan aman. Kami mengimbau kepada masyarakat, agar membeli bahan pokok secukupnya. Tidak perlu berlebihan belanjanya atau sampai diborong segala,” ungkap Kepala Bidang Perdagangan dalam Negeri (PDN) Disperindag Jatim, Tri Bagus Sasmito saat dikonfirmasi reporter Sureplus.id, Jumat (6/12/2019).

Tri mengungkapkan, pemerintah lewat Bulog dan Disperindag akan terus memantau dan mengadakan operasi pasar, agar kestabilan bahan pokok tetap terjaga.

Menurutnya, terdapat lebih dari satu komoditas terdeteksi mengalami sedikit lonjaka. Komoditastersebut adalah telur ayam broliler, yang rata-rata naik Rp1000/kg, hal ini karena naiknya permintaan khususnya di Nopember 2019, sebab adanya momen Maulud Nabi sehingga banyak masyarakat yang mempunyai hajatan.

“Selain itu, komoditas lain yang juga diprediksi naik pada momen menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) 2019 adalah daging ayam ras dan daging sapi. Kenaikannya, karena adanya kenaikan konsumsi 5-10 persen,” ujarnya.

Namun, ia mengakui Disperindag telah mengantisipasi hal tersebut dengan terus berkoordinasi kabupaten/kota untuk memastikan stok aman dan harga stabil.àSementara itu, beberapa data harga bahan pokok yang tercatat Disperindag Jatim masing-masing beras kelas medium IR 64 rata-rata paling murah Rp9.500/kg, beras premium bengawan Rp11.200/kg

“Mentik wangi Rp11.000/kg, gula pasir Rp12.000/kg, minyak goreng tanpa merek Rp10.500/kg, telur ayam broiler Rp22.000/kg, daging ayam ras Rp33.500/kg dan daging sapi Rp108.000.kg,” kata Tri

Kendati demikian, harga yang tercatat di Dinas Kominfo Jatim melalui Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Disperindag Jatim masing-masing Tepung terigu segitiga biru Rp8.000/kg, minyak goreng Bimoli kemasan botol plastik Rp12.500/liter.

“Kemudian, garam batangan beryodium Rp10.000/batang, dan garam hancur beryodium Rp9.000/kg, Daging ayam kampung Rp60.000/ekor, telur ayam kampung Rp40.000/kg,” tutup Tri.[DEWID/DM]

Editor: Dony Maulana