Wakil Walikota Surabaya Klaim Pemkot Tambah 30% APBD Untuk Beasiswa Difabel

Whisnu Sakti membeberkan sejumlah program pemkot saat menjadi pembicara seminar nasional di UINSA.

SURABAYA-SUREPLUS: Wakil Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana mengklaim, pemerintah kota menambah anggaran pendidikan mencapai 30% dari APBD. Penambahan tersebut, salah satunya berfokus pada program beasiswa, khusus para difabel.

“Tidak perlu khawatir atau risau, karena semua bisa ikut dalam tes,” ungkap Whisnu, sesuai yang tertulis di keterangan resminya, Kamis (5/12/2019).

Whisnu mengungkapkan, saat ini proses untuk seleksi beasiswa bagi difabel masih menjadi satu dengan umum. Untuk kedepannya, penambahan kuota akan dilakukan khusus bagi para penyandang keterbatasan fisik, dan mental. Ia berdalih agar persaingan lebih mudah.

“Artinya disabilitas pun juga punya hak yang sama dengan anak normal lainnya. Jadi jangan menjadi sebuah keterbatasan,” ujarnya.

Sementara itu, dalam kaitan menunjang program pendidikan bisa direalisasikan dalam gagasan Whisnu tentang program Rp 100 juta per RT.

Ia memberi contoh, seperti pemberian pelatihan ketrampilan bagi warga yang menyandang disabilitas, maupun penambahan tempat pendidikan di wilayah perkampungan, pun juga bisa masuk kedalam program tersebut.

Kendati demikian, ia menambahkan bahwa saat ini pemkot sudah menambah fasilitas pendidikan seperti taman baca menjadi program literasi yang terus digencarkan pada masyarakat Surabaya.

“Yang ada saat ini, untuk kedepannya akan diteruskan dan ditambah. Sehingga pemerataan fasilitas pendidikan dirasakan semua oleh warga,” tutup Whisnu.[DEWID/DM]

Editor: Dony maulana