Era Disrupsi Tuntut Mahasiswa Kembangkan Jiwa Kewirausahaan

CEO PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Region VIII/Jawa 3 Surabaya, R Erwan Djoko Hermawan, ketika menjelaskan mengenai pentingnya jiwa berwirausaha bagi para generasi milenial

SURABAYA-SUREPLUS: Di era disrupsi ini perkembangan teknologi tak bisa terhindarkan. Hal tersebut, memberikan dampak yang tidak kecil bagi industri perbankan di Indonesia. Menanggapi ini, Bank Mandiri mengadakan seminar bertajuk Mandiri Edukasi 2019, yang dihelat di Gedung Research Center Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Seminar kali ini mengajak mahasiswa untuk mulai berwirausaha di era disrupsi ini. CEO Region VIII/Jawa 3 Surabaya, R Erwan Djoko Hermawan, mengungkapkan bahwa di era revolusi industri 4.0 ini diperlukan pendekatan dengan para mahasiswa.

“Hal tersebut, dimaksudkan agar kita (Bank Mandiri) mempunyai literasi yang cukup baik dalam menghadapi permasalahan ini,” ujar Erwan, saat memberikan pemaparan di Gedung Researh Center ITS, Selasa (3/12/2019).

Erwan mengungkapkan, terdapat banyak kemungkinan yang akan dihadapi dunia perbankan, diantaranya gejolak makroekonomi, persaingan dengan bank lain yang semakin agresif, disrupsi financial technology (Fintech), serta kondisi politik yang tidak menentu.

“Perubahan perilaku konsumen juga berdampak besar di dunia perbankan, hal ini yang membuat kami mencari solusi di tiap tahunnya,” ujarnya.

Menurutnya, mahasiswa harus berinovasi seperti mengembangkan aplikasi baru atau berwirausaha agar dapat bersaing di era ini. Erwan berdalih, kini banyak perusahaan asing yang bergabung dengan Bank Mandiri.

Perusahaan-perusahaan tersebut dinilai cocok untuk menjembatani mahasiswa sebagai langkah awal untuk menjadi wirausahawan muda. Ia mengaku, bahwa dirinya menunggu kontribusi mahasiswa untuk berwirausaha, dengan pesan  untuk cukup mulai dengan fokus mengejar masa depan dan jangan pernah menengok ke belakang.

Sementara itu, Agus Mardiyanto Wakil Rektor II Bidang Perencanaan, Keuangan dan Sarana Prasarana ITS, ikut mendorong mahasiswa untuk memiliki bakat wirausaha. Ia menghimbau mahasiswa untuk berani memulai serta tak gentar mengembangkan usaha-usaha baru. Para generasi milenial ini dirasa dapat menyaingi perusahaan-perusahaan luar yang ada.

“Inti dan kuncinya ada pada tiap personal, kalau ingin sukses maka bangkitkan semangat wirausahamu mulai sekarang,” ucapnya.

Kendati demikian, Erwan mengingatkan mahasiswa bahwa di tahun 2020 mendatang, Bank Mandiri akan menghelat kompetisi Wirausahawan Muda Mandiri (WMM) yang merupakan program utama Bank Mandiri yang telah dilaksanakan sejak tahun 2007.

“Kompetisi ini akan dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, dan akan memilih calon-calon wirausahawan muda yang kompeten,” tutup Erwan.[DEWID/DM]

Editor: Dony Maulana