Pedagang Pasar Tunjungan Minta Presiden RI Selesaikan Revitalisasi

Pasar Tunjungan Surabaya, yang kondisinya sudah sangat memprihatinkan dan telah beralih fungsi

SURABAYA-SUREPLUS: Para pedagang pasar tunjungan, yang termasuk dalam Perkumpulan Pedagang Pasar Tunjungan (P3T) memberikan layangan surat tuntutan kepada Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Mereka ingin Presiden menyelesaikan permasalahan revitalisasi yang berlarut-larut.

Wakil Ketua P3T, Jalil Hakim mengatakan, surat itu dilayangkan, lantaran tidak ada respon positif dari Pemkot Surabaya melalui BUMD PD Pasar Surya. Padahal, perjanjian itu sudah dilakukan sejak lama, antara pedagang dan Pemkot Surabaya untuk membatalkan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang diajukan P3T, karena tindakan PD Pasar Surya yang main usir-usir pedagang pada 16 Mei 2016.

“Waktu itu, Pemkot dan PD Pasar Surya minta kami agar mencabut atau tidak meneruskan gugatan. Akhirnya, kami sepakati dengan syarat Pemkot Surabaya dan PD Pasar Surya harus merevitalisasi dan tidak menarik retribusi. Tapi sampai sekarang tidak ada tindak lanjut,” ungkap Jalil, saat ditemui reporter Sureplus.id di Pasar Tunjungan, Jumat (29/11/2019).

Jalil mengungkapkan, keadaan di Pasar Tunjungan saat ini sendiri sudah sangat memprihatinkan. Mulai dari rusaknya bangunan, sepinya pengunjung hingga alih fungsi bangunan.

“Sudah rusak dimana-mana, tidak ada pengunjung ya gimana kita bisa bertahan dengan kondisi yang seperti ini,” ujarnya.

Sementara itu, Komisi B DPRD Surabaya Jhon Thamrun melaksanakan hearing setelah melakukan sidak di Pasar Tunjungan dan mendapati kondisi yang memprihatinkan.  Dalam hearing tersebut, Komisi B memanggil Plt Dirut Pasar Surya dan Kabag Perekonomian Pemkot Surabaya.

Kendati demikian, pihak PD Pasar Surya juga masih memungut retribusi kepada pemilik stan di Pasar Tunjungan. Namun hak pemilik stan pun tidak terpenuhi seperti perbaikan gedung.

“Selain perlu perbaikan, pengawasan terhadap rutinitas pasar tunjungan sangat lemah, hingga banyak stan yang beralih fungsi,” tutup Jhon.[DEWID/DM]

Editor: Dony Maulana