Santripreneur Expo 2019 Bangun Kepercayaan Diri di Atas Omzet

Imam Gunawan Asisten Deputi Kewirausahaan Pemuda, Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora

SURABAYA-SUREPLUS: Kementerian Olah Raga dan Pemuda (Kemenpora) menyatakan harapan mereka agar kegiatan Santripreneur Expo 2019, dapat menjadi ajang untuk meningkatkan kepercayaan diri dalam membangun suatu usaha.

Asisten Deputi Kewirausahaan Pemuda, Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora Imam Gunawan, mengatakan target pameran ini memang omzet bukanlah menjadi hal yang utama.

“Expo ini bukan untuk mengejar omzet. Kalau omzet, pasti jualannya di pasar. Iya? Expo ini adalah ajang mengukur diri dan untuk menambah kepercayaan diri sebagai pebisnis,” ungkap Imam, saat sesi wawancara usai acara di Universitas Islam Sunan Ampel, Kamis (28/11/2019).

Imam mengungkapkan, ia berharap pada 99 peserta Santripreneur Expo 2019, yang diseleksi ketat secara online, mendapat pengalaman dan pengembangan diri sebagai pelaku wirausaha, menjadi startup yang bisa terus mengembangkan diri.

Menurutnya, disamping serial capacity building seperti diskusi dan literasi usaha, para peserta juga diharapkan mampu menjalin jejaring bisnis baru setelah bertemu dengan beragam pelaku wirausaha muda.

“Ajang ini menjadi network building. Mungkin dari sini terjalin mata rantai industri. Yang satu bisa jadi pemasok bahan bagi yang lain, yang lain bisa jadi pemasar. Mudah-mudahan itu terjadi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, event pameran yang digelar Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora ini merupakan salah satu simpul dari rangkaian upaya pemerintah untuk menumbuhkan minat wirausaha.

Rangkaian kegiatan seperti pameran produk, mulai kuliner kekinian, sociopreneur, pertanian, fashion, perikanan, industri kreatif, dan teknopreneur diimbangi aktivitas diskusi dan literasi kewirausahaan.

Kendati demikian, Imam juga berharap rangkaian Santripreneur Expo yang digelar setiap tahun ini mampu memunculkan wirausahawan baru dengan potensi luar biasa.

“Kami yakin, mereka yang sekarang ini menjadi peserta dalam waktu 5-10 tahun ke depan menjadi wirausahawan yang tangguh, yang mampu mengangkat berbagai potensi komoditas lokal,” tutup Imam.[DEWID/DM]

Editor: Dony Maulana