Khofifah Rencana Berikan Intensif Pada Industri Padat Karya

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa yang memberikan usulan kepada pemerintah pusat, untuk memberikan intensif bagi industri padat karya di Jawa Timur.

SURABAYA-SUREPLUS: Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memberikan usul kepada pemerintah pusat agar industri padat karya yang fokus pada ekspor di Jawa Timur, agar mendapatkan insentif ekonomi khusus.

“Insentif ini sangat penting supaya industri semata-mata tidak melakukan relokasi pasca-penetapan upah minimum 2020,” ungkap Khofifah, Minggu (24/11/2019)

Khofifah mengungkapkan, setelah ditetapkanya UMK 2020, ia mendengar laporan jika ada beberapa industri di wilayah Ring I Jawa Timur pindah ke daerah lain, yang upah pekerjanya relatif lebih rendah dari upah di wilaya Ring I yakni Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Mojokerto, dan Pasuruan.

“Dalam pertemuan dengan Gubernur Bank Indonesia dan Menko Perekonomian, saya sampaikan perlunya insentif ekonomi khusus bagi industri padat karya berorientasi ekspor di Jatim,” ujarnya.

Menurutnya, Presiden  Joko Widodo sudah memerintahkan untuk membuka lapangan kerja baru dan lebih meningkatkan ekspor

Kendati demikian, jika tidak ada insentif, dirinya khawatir industri padat karya yang menopang perekonomian daerah memilih relokasi. Ia mengatakan, bahwa telah ada beberapa pihak yang berencana merelokasi pabriknya ke Ngawi dan Nganjuk. “Saya berharap, semoga tidak sampai pindah ke luar Jawa Timur,” tutup Khofifah.[DEWID/DM]

Editor: Dony Maulana