Komoditas Nonmigas Dongkrak Angka Ekspor Jawa Timur

Ilustrasi: kegiatan ekspor impor di Jawa Timur.FOTO: SUREPLUS/DOK

SURABAYA-SUREPLUS: Angka ekspor Jawa Timur pada bulan Oktober 2018 mulai merangkak naik sebesar 5,46 persen. Dibandingkan bulan September lalu, kenaikan terjadi dari angka 1,59 miliar menjadi 1,68 miliar dolar AS. Kenaikan ini didominasi oleh dorongan ekspor komoditas nonmigas, yang naik sebesar 4,46 persen, yaitu dari 1.532,38 juta dolar AS menjadi 1.600,75 juta dolar AS.

Dilansir dari data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, nilai ekspor nonmigas tersebut menyumbang sebesar 95,28 persen dari total ekspor bulan ini.  Namun, bila dibandingkan Oktober 2018, nilai ekspor nonmigas turun sebesar 15,19 persen.

Terdapat 3 peringkat teratas dari ekspor golongan barang. Pertama, yaitu golongan barang 2 digit di bulan Oktober 2019, golongan Perhiasan/Permata menjadi komoditas ekspor nonmigas utama Jawa Timur, dengan nilai transaksi sebesar 253,59 juta dolar AS.

Pada peringkat kedua, yakni kayu serta barang dari kayu yang menyumbang nilai ekspor sebesar 122,06 juta dolar AS, atau naik sebesar 8,98 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Di urutan ketiga, adalah golongan ikan dan udang dengan nilai ekspor sebesar 101,93 juta dolar AS atau naik sebesar 16,23 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Ekspor Berdasarkan Negara Tujuan

Dibulan Oktober 2019, menurut negara tujuan utama ekspor nonmigas, Jepang adalah negara tujuan utama ekspor Jawa Timur bulan Oktober 2019, disusul ke Amerika Serikat, dan Tiongkok. Selama bulan ini, ekspor nonmigas Jawa Timur ke Jepang mencapai 295,07 juta, sedangkan ekspor ke Amerika Serikat, dan Tiongkok berturut-turut sebesar 230,22 juta dan 192,04 juta dolar AS.

Di kawasan ASEAN juga masih menjadi tujuan utama ekspor nonmigas Jawa Timur selama bulan Oktober 2019, dengan peranan sebesar 20,16 persen. Malaysia menjadi negara utama dengan peranan 5,61 persen dari total ekspor nonmigas Jawa Timur, diikuti Singapura dengan peranan sebesar 5,30 persen.

Kendati demikian,  ekspor nonmigas ke kelompok negara Uni Eropa menyumbang 7,43 persen atau senilai USD 118,99 juta. Ekspor ke kawasan ini, dominan ke Belanda sebesar USD 28,56 juta dan diikuti ekspor ke Jerman sebesar USD 23,69 juta.[DEWID/DM]

Editor: Dony Maulana