Diskominfo Canangkan Pembuatan Aplikasi Jelajah Kota Surabaya

M Fikser, Kepala Dinkominfo Kota Surabaya  merencanakan pembuatan aplikasi jelajah Surabaya, yang berisi banyak informasi seputar kota pahlawan.FOTO: SUREPLUS/DEWID WIRATAMA

SURABAYA-SUREPLUS: Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kota Surabaya, berencana akan merancang aplikasi yang mengenalkan secara detail tentang potensi wisata kota Surabaya. Kepala Dinkominfo Kota Surabaya, M. Fikser menyatakan, dengan aplikasi tersebut, para wisatawan domestik maupun mancanegara dapat menjelajah Surabaya, mulai dari tempat kulinernya, kampung, kawasan heritage, serta pusat perbelanjaan.

“Dari aplikasi itu, kita akan kenalkan banyak seputar Surabaya . Dengan aplikasi ini orang luar daerah atau wisatawan, dalat informasi seputar hotel, UKM, dan agenda event tahunan Pemkot Surabaya dengan mudah,” ungkap Fikser, saat dikonfirmasi reporter Sureplus.id, Selasa (19/11/2019).

Fikser mengungkapkan, Dinkominfo sedang berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Surabaya, untuk merealisasikan pembuatan aplikasi tersebut. OPD tersebut, yakni Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dishub), Dinas Perhubungan (Dishub), dan Dinas Perdagangan (Disdag).

Menurutnya, melalui aplikasi ini pihaknya ingin mempromosikan destinasi wisata di Surabaya yang begitu banyak. Meskipun, selama ini sudah banyak cara dan inovasi yang dilakukan para stakeholder dalam mempromosikan sektor pariwisata.

“Bedanya adalah dengan aplikasi ini, kita buat lebih simple dalam pemakaiannya. Kita bangun fitur-fitur dan desain yang menarik, dengan berbasis mobile,” ujarnya.

Ia menjelaskan, aplikasi yang kontennya apa saja soal  Surabaya ini, akan disampaikan ke biro-biro travel. Sehingga para guide yang membawa wisatawan bisa mengenalkannya ke mereka.

“Ingin tahu Surabaya, apa saja wisatanya, kultur masyarakatnya, sampai pemerintahanya semua ada di situ. Bahkan, kalau mendapatkan kesulitan bisa menghubungi comand center di 112, atau ke media center Diskominfo,” kata Fikser.

Kendati demikian, ia berdalih proses pembuatan aplikasi jelajah Surabaya ini sudah berlangsung sekitar satu bulan. Harapannya agar pada Desember 2019 sudah bisa diluncurkan. Sehingga, pada Januari 2020, aplikasi ini sudah bisa dimanfaatkan.

“Sebetulnya di beberapa OPD sudah ada, aplikasi UKM di Disdag, kemudian Disbudpar, dan Dishub untuk Bus Suroboyo. Kita Akan konektingkan semuanya, menghubungkan semua aplikasi itu menjadi satu,” tutup Fikser.[DEWID/DM]

Editor: Dony Maulana