Berbagai Komunitas Surabaya Berkumpul Adakan Baksos di Rusunawa

32 komunitas yang berkolaborasi dalam kegiatan bakti sosial ‘Surabaya Berbagi’ di Rusunawa Sombo, Surabaya. FOTO: SUREPLUS/DEWID WIRATAMA

SURABAYA-SUREPLUS: Berbagai komunitas kota Surabaya mengadakan bakti sosial, bertemakan “Kolaborasi Pahlawan Masa Kini” di Rumah Susun Sewa Sederhana (Rusunawa) Sumbo, Surabaya. Total jumlah komunitas yang mengikuti baksos tersebut berjumlah 32 komunitas.

“Tujuan kami menggelar baksos ini, yakni sebagai bentuk rasa cinta dan kepedulian kepada sesama masyarakat Surabaya,” ungkap ketua pelaksana kegiatan, Yuni Rahayu saat sesi wawancara di lokasi, Senin (18/11/2019).

Yuni mengungkapkan, tema tersebut diambil,  lantaran ke-32 komunitas sosial tersebyt merupakan pahlawan yang tidak dikenang dan rela bekerja dengan ikhlas untuk membantu masyarakat Surabaya. Ia ingin para relawan ini menjadi kepanjangan tangan pemkot untuk memakmurkan warga Surabaya.

Menurutnya, ada banyak kegiatan yang digelar dalam memperingati Hari Pahlawan tahun ini, di antaranya layanan cek kesehatan dan pengobatan gratis, pembagian sembako, serta santunan untuk anak yatim dan dhuafa, dilansir dari Antara.

“Ada juga pelatihan kepada ibu-ibu rumah tangga, seperti membuat sabun dari jelantah dan hiburan dolanan tradisional untuk anak-anak,” ujarnya.

Bakti sosial  tersebut, juga dihadiri kalangan anggota DPRD Surabaya, seperti Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astusi dan Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Surabaya Arif Fathoni. Kedua anggota legislatif itu, mengapresiasi kegiatan tersebut.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada teman-teman Surabaya Berbagi. Tentu program-program dari Pemerintah Kota Surabaya dan DPRD Surabaya membutuhkan dukungan dari masyarakat juga,” kata Reni

Ia menjelaskan, jika suatu kota dan masyarakatnya ingin maju, maka semua harus saling berkolaborasi atau bersinergi. Akan tetapi, ia memastikan bahwa selama ini pemkot bersama DPRD Surabaya terus memberikan perhatian kepada warganya, seperti membuat kebijakan-kebijakan untuk kesejahteraan warga.

Kendati demikian, sumber daya itu tidak hanya dari pemkot dan DPRD, tetapi bisa juga dari kalangan masyarakat atau kelompok.

“Ini baru namanya sumber daya, ketika dikolaborasikan maka menjadi kekuatan yang besar, Surabaya akan menjadi rujukan bagi kota-kota lain di Indonesia. Semoga kegiatan ini memberikan kemanfaatan dan tidak hanya dirasakan di sini, tapi di tempat-tempat lain juga,” tutup Reni.[DEWID/DM]

Editor: Dony Maulana