Awal 2020 Pemerintah Naikkan Cukai Vape

DJBC) Kementerian Keuangan akan menaikkan cukai rokok elektrik atau vape. FOTO: TWITTER

Per 1 Januari 2020 mendatang, pemerintah, melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan menyatakan akan menaikkan cukai rokok elektrik atau vape. Kenaikan ini pararel dengan kenaikan cukai rokok konvensional.

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Heru Pambudi menuturkan tarif baru akan diberlakukan pada 1 Januari 2020. Meski demikian, ia meminta masyarakat menunggu besaran kenaikan tarif cukai vape.

“Saya kira ini in line (sejalan) dengan police (kebijakan) tarif rokok konvensional. Kalau rokok konvensional dinaikkan, ini juga akan mengikuti. Saya rasa pemberlakuannya pararel di 1 Januari 2020,” jelasnya, Rabu (13/11).

Heru melanjutkan, cairan vape tak ubahnya dengan rokok. Cairan tersebut juga merupakan produk hasil tembakau. Karenanya, cairan vape wajib mengikuti ketentuan  Undang-undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai.

“Meskipun telah dimodifikasi dari tembakau tradisional, tetapi tetap saja masuk dari definisi tembakau. Oleh karena itu, harus tunduk Undang-undang tentang Cukai pada aturan dan harus dikenai cukai agar konsumsi bisa dikendalikan,” tuturnya.

Heru menyebutkan, dalam pasal 5 undang-undang tentang cukai dijelaskan bahwa hasil tembakau dikenai cukai berdasarkan tarif paling tinggi sebesar 275 persen dari harga dasar apabila harga dasar yang digunakan adalah harga jual pabrik. Jika menggunakan harga jual eceran maka tarif cukainya sebesar 57 persen dari harga dasar. Selain menarik cukai vape, pemerintah juga melakukan penindakan pada vape ilegal. Sepanjang 2019, DJBC telah menindak 252 kasus vape ilegal. Dari penindakan itu, pihaknya berhasil mengamankan 1.459 liter cairan vape ilegal senilai Rp1,78 miliar.

Kasus vape ilegal cenderung naik dari tahun lalu sebanyak 218 kasus. Dari 218 kasus itu, DJBC berhasil mengamankan 10.802 liter vape ilegal senilai Rp1,58 miliar. Dengan maraknya vape ilegal, DJBC berkomitmen akan terus mengawasi peredaran vape dari pabrik hingga penjualan eceran. (Fahmi Faqih)