Potensi Pasar Semen Indonesia Timur Alami Kenaikan Hingga 15 Persen

JAKARTA-SUREPLUS: PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) umumkan kinerja keuangan perusahaan hingga 30 September 2019 sebagai berikut: Ikhtisar perbandingan kinerja keuangan hingga 30 September 2019. Sejak bergabung dengan Semen Indonesia pada bulan Februari 2019, meskipun pasar masih mengalami tekanan karena kelebihan pasokan, SBI terus memperbaiki kinerja keuangan perusahaan dengan memperkecil kerugian secara bertahap, hingga pada akhir September berhasil kembali mencatatkan laba.

Sesuai data Asosiasi Semen Indonesia (ASI), konsumsi semen nasional hingga kuartal III/2019 mengalami perlambatan -2% menjadi 48,7 juta ton. Meskipun demikian, potensi peningkatan kebutuhan pasar terlihat pada segmen semen kantong khususnya di Jawa Barat, Yogyakarta, Sulawesi dan wilayah Timur Indonesia. Sedangkan ekspor mengalami kenaikan 15,38% menjadi 4,7 juta ton.

Sinergi dengan Semen Indonesia mendorong kenaikan volume penjualan SBI sebesar 2.27% dan berkontribusi pada peningkatan pendapatan perusahaan sebesar 2,23% menjadi Rp7,7 triliun, dari sebelumnya Rp7,6 triliun pada periode yang sama tahun 2018. Laba bruto meningkat 37,71% dan EBITDA melonjak hingga 68,82%. Pencapaian ini tidak lepas dari program-program efisiensi dan sinergi yang terbukti berhasil menurunkan faktor-faktor biaya penjualan dan operasional.

Biaya operasional turun 10,47% dikontribusikan oleh penurunan pada beban distribusi 3,08% dan penurunan beban penjualan 47,68%. Beragam upaya yang dilakukan oleh perusahaan seperti peningkatan utilisasi pabrik dan program transformasi biaya, mampu memberi kontribusi pada total penurunan beban pokok pendapatan sebesar 5,47%. Laba Sebelum Bunga dan Pajak Penghasilan tercatat mencapai Rp665 milyar, dibandingkan kerugian pada periode yang sama tahun 2018.

SBI juga mampu bangkit dari keterpurukan sejak tahun 2015 dan berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp134 milyar jika dibandingkan kerugian yang dialami pada tahun-tahun sebelumnya. Setelah meluncurkan Dynamix sebagai merek baru pada akhir September lalu, SBI kini gencar melakukan komunikasi dan sosialisasi kepada seluruh pelanggan dan para pemangku kepentingan melalui beragam program.

Ke depan, SBI akan terus fokus untuk melanjutkan tren positif ini guna terus memperbaiki kinerja keuangan dengan memperkuat fundamental operasional, serta fokus pada program-program penambahan nilai untuk konsumen baik dari produk, solusi, maupun layanan pelanggan.

Tentang PT Solusi Bangun Indonesia Tbk

PT Solusi Bangun Indonesia Tbk adalah sebuah perseroan terbuka yang mayoritas sahamnya (98.3%) dimiliki dan dikelola oleh PT Semen Indonesia Industri Bangunan (SIIB) – bagian dari Semen Indonesia Group dan merupalan produsen semen terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara. PT Solusi Bangun Indonesia Tbk menjalankan usaha yang terintegrasi dari semen, beton siap pakai, dan produksi agregat.

PT Solusi Bangun Indonesia Tbk saat ini secara langsung, maupun melalui anak perusahaannya mengoperasikan empat pabrik semen di Narogong (Jawa Barat), Cilacap (Jawa Tengah), Tuban (Jawa Timur), dan Lhoknga (Aceh), dengan total kapasitas 14,5 juta ton semen per tahun, dan mempekerjakan lebih dari 2,400 orang. PT Solusi Bangun Indonesia Tbk saat ini mengoperasikan jaringan penyedia bahan bangunan yang mencakup distributor khusus, toko bangunan, ahli bangunan binaan perusahaan dan solusi-solusi bernilai tambah lainnya.[lana/DM]

Editor: Dony Maulana