OJK Gandeng FK-LJKD Edukasi Mahasiswa PTN dan PTS Soal Jasa Keuangan

Rektor UNAIR Prof Moh Nasih (lima dari kiri) usai tanda tangan MoU dengan Lembaga Jasa Keuangan Jawa Timur. FOTO: DEWID WIRATAMA

SURABAYA-SUREPLUS: Otoritas Jasa Keuangan (OJK), bekerja sama dengan Forum Komunikasi Lembaga Jasa Keuangan Daerah (FK-LJKD) Jawa Timur menghelat Pelatihan Literasi dan Inklusi (PETIK) di Universitas Airlangga. Pelatihan yang pesertanya terdiri dari mahasiswa perguruan tinggi negeri (PTN) maupun swasta (PTS) se Jawa Timur itu berlangsung di Airlangga Convention Center (ACC) UNAIR.

Pelatihan itu merupakan sinergi bersama antara akademisi dengan FK-LJKD dalam upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat dalam mewujudkan Jatim well finance literate. Selain pelatihan, sinergi diwujudkan dengan adanya penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara UNAIR dengan Lembaga Jasa Keuangan (LJK) Jatim.

“Kami ingin agar mahasiswa, bisa menjadi duta literasi keuangan. Tujuannya, agar bisa menyampaikan pengetahuan tentang industri jasa keuangan secara lebih luas,” ungkap Kepala OJK Regional Jatim Heru Cahyono, saat sesi wawancara di Kampus UNAIR, Jumat (8/11/2019).

Heru mengungkapkan, melalui MoU itu LJK dapat mengikutsertakan mahasiswa pada kegiatan pelatihan, literasi dan inklusi keuangan kepada segmen masyarakat, serta keikutsertaan mahasiswa tersebut dapat diperhitungkan sebagai kegiatan akademis. Selain itu, melalui MoU tersebut, LJK juga bersedia menjadi narasumber jika diperlukan oleh UNAIR.

 “Kami berkomitmen untuk bantu pemahaman dan sharing ke mahasiswa tentang pengetahuan industri jasa keuangan. Kami harapkan karena mahasiswa punya intelektaulitas dan idealisme yang tinggi, bisa menyampaikan industri jasa keuangan ke mastarakat yang lebih luas,” ujarnya.

Kendati demikian, acara PETIK keuangan di UNAIR ini adalah puncak acara kegiatan bulan inklusif keuangan oleh OJK dan FK-LJKD.

“Selain UNAIR, kampus yang turut serta menjalin kerja sama dengan kami adalah Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Kadiri, dan Universitas Negeri Jember,” tutup Heru.[DEWID/DM]

Editor: Dony Maulana