Menikmati Sensasi Lembut Turin Italian Ice Cream Surabaya

Turin Italian Ice Cream, salah satu produk karya Andre yang memiliki usaha Rumah Ice Cream. FOTO: DEWID WIRATAMA

SURABAYA-SUREPLUS: Dengan bentuk klasik yang menyerupai kue. Seperti kue spiku, yang memiliki dua perpaduan warna, antara kuning dengan coklat. Itulah penggambaran produk Turin Italian Ice Cream milik Andre, seorang pecinta es krim di Surabaya.

Rumah Ice Cream milik Andre ini, telah hadir sejak tahun 1971. Berawal dari kecintaannya akan es krim, Andre berinovasi membuat beragam rasa dengan kombinasi buah buahan dan rempah-rempah khas Italy.

“Untuk bahan-bahannya 30% berasal dari Italy. Proses pembuatan es krim juga dilakukan dengan menggunakan sebuah mesin, yang berasal dari Italy. Sehingga bagi penikmat es krim, kalian tidak perlu jauh-jauh ke Italy untuk merasakan lembutnya ice cream dari negara tersebut,” ungkap Andre, Pemilik Rumah Ice Cream saat diwawancarai reporter Sureplus.id di kediamannya, Jumat (8/10/2019).

Rumah Ice Cream yang berlokasi di Jalan Kayoon nomor 10 ini, memiliki harga yang cukup variatif. Mulai dari Rp 15.000,- untuk satu rasa dengan ukuran kecil, hingga Rp 65.000,- untuk ice cream dengan tiga kombinasi rasa dalam skala besar.‘Turin Italian Ice Cream’ ini dapat bertahan hingga tiga jam.‘Turin Italian Ice Cream’ hadir dalam berbagai macam rasa. Mulai dari strawbery, apukat, hingga kacang mete yang dibalut dengan vanila, serta mix rempah-rempah di setiap rasanya.

“Karena teksturnya yang sangat padat, ice cream dapat bertahan sampai tiga jam. Meski padat, ‘Turin Italian Ice Cream’ ini sangat lembut dilidah. Dan kalau disimpan dalam frezer, ice cream mampu bertahan hingga empat bulan,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu pelanggan Rumah Ice Cream, Dani Hatanto mengaku sangat menikmati sajian es krim tersebut. Ia berdalih, dari jauh es krim terlihat padat, keras dan membeku. Namun saat di mulut ia mencair dan terasa lembut di lidah.

“Rasa strawberynya terasa sekali, asam-asam gimana gitu. Kalau yang vanila, karena ada kacang metenya, rasanya jadi manis gurih. Untuk rasa apukatnya, cuma manis aja,” kata Dani.

Kendati demikian, pembeli lainnya, Susi Anindia juga mengutarakan ketertarikan dari bentuk, maupun rasa yang diberikan es krim Turin Itali ini. Menurutnya, es krim buatan rumah yang satu ini tidak akan sepi pembeli apabila selalu ada inovasi.

“Dari basicnya saja sudah menawan, apalagi kalau mungkin ditambah lagi aneka rasa krim, atau topping,” Pungkas Susi.[DEWID/DM]

Editor:Dony Maulana