PTPN XII Gandeng PT Greenfields Indonesia Untuk Bisnis Sapi Perah

PTPN XII membuat terobosan baru dengan menggandeng PT Greenfields Indonesia untuk bisnis Sapi Perah

SURABAYA-SUREPLUS: PT Perkebunan Nusantara XII (PTPN XII) membuat terobosan baru dengan menggandeng PT Greenfields Indonesia untuk bisnis Sapi Perah. Menurut Direktur Operasional PTPN XII, Anis Febriantomo, kerjasama itu merupakan kolaborasi dua perusahaan yang saling menguntungkan.

Mengapa demikian ? Karena PT Greenfield sendiri akan mengembangkan ternak sapi perah untuk bisnis susu segarnya di lahan milik PTPN XII yakni Kebun Bantaran dan Kebun Jatirono yang sudah disiapkan baik konsep lahan dan infrastrukturnya.

Meski begitu, kesediaan pakan ternak di lahan PTPN XII, menjadi salah satu pertimbangannya, bahkan pupuk kandang ternak dapat dimanfaatkan penuh oleh PTPN XII untuk meningkatkan kesuburan tanaman teh. “Kerjasama ini harus saling menguntungkan kedua belah pihak, bahkan masyarakat sekitar kebun dengan membuka lapangan kerja baru”, ujarnya saat acara penandatanganan MoU.

Ditambahkan M.Cholidi Direktur Utama PTPN XII, bisnis baru tersebut merupakan suatu upaya optimalisasi lahan dan dapat menambah pendapatan perusahaan. “PTPN XII merupakan miniatur perusahaan perkebunan nusantara karena hampir semua komodit yang dimiliki oleh PTPN lain ada disini kecuali sawit,” ujarnya disela Media Gathering, Kamis (7/11/2019).

Seperti diketahui, PTPN XII merupakan perusahaan perkebunan yang memiliki wilayah kerja seluas sekitar ±80.000 ha yang tersebar di Jawa Timur dan memiliki komoditas utama berupa Teh, Kopi, Kakao, dan Karet yang sudah bersertifikat luar negeri dan diakui dunia, bahkan komoditi Kopi merupakan produk specialty dan dikenal dengan nama “Java Coffee”.

Sebagian besar produk PTPN XII di ekspor ke luar negeri dengan harga yang bersaing , antara lain Komoditi Teh dalam bentuk teh hitam CTC ke Pakistan, Singapura, UEA, Rusia, India, Iran, UK, dan Belanda. Komoditi Kopi dalam bentuk green bean ke Italia, Jerman, UK, Jepang, Belanda dan Singapura. Komoditi Kakao dalam bentuk bean ke USA, Jerman, Jepang, Belanda, Thailand, Singapura dan Malaysia. Karet dalam bentuk RSS ke USA, China, India, Inggris.[lana/DM]

Editor: Dony Maulana