Khofifah Fokuskan BPOPP 218 Miliar Untuk Pendidikan Gratis

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. FOTO: SUREPLUS/DEWID WIRATAMA

SURABAYA-SUREPLUS: Biaya Penunjang Operasional Penyelenggaraan Pendidikan (BPOPP) untuk Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri atau sederajat di Jawa Timur telah cair. Untuk tahap pertama, total dana BPOPP yang cair sebesar Rp218 miliar.

BPOPP ini merupakan salah satu program Pendidikan Gratis Berkualitas (TisTas) yang dijanjikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada saat kampanye Pilgub Jatim 2018.

“Alhamdulillah sudah dicairkan. Ini adalah salah satu perwujudan program pendidikan gratis dan berkualitas (TisTas) yang digulirkan Pemerintah Provinsi Jatim,” ungkap Khofifah di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (25/9/2019).

Khofifah mengungkapkan, BPOPP TisTas untuk SMA-SMK Negeri di Jatim untuk tahap satu, yaitu periode tiga bulan pertama tahun ajaran 2019/2020 sudah cair di setiap sekolah. Khofifah memastikan dana tersebut sudah masuk ke rekening masing-masing sekolah yang terdaftar.

Menurutnya, dana ratusan miliar itu dibagi dua untuk sekolah SMA dan SMK Negeri di Jatim. Rinciannya untuk SMA Negeri sebanyak 424 lembaga dengan total Rp80,57 miliar. Sedangkan untuk SMK Negeri yang sudah dicairkan untuk 297 lembaga, total sebesar Rp137,49 miliar.

“Ini baru pertama kalinya, dan anggaran tersebut bisa langsung digunakan oleh sekolah, untuk membiayai kegiatan pendidikan di sekolah masing-masing,” ujarnya.

Kendati demikian, pencairan dana BPOPP untuk sekolah SMA dan SMK Swasta di Jatim masih dalam proses. Meski demikian Khofifah memastikan SMA dan SMK Swasta di Jatim juga bakal menerima bantuan serupa.

“Untuk SMA dan SMK swasta sedang dalam proses penandatangan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dan Standar Pelayanan Minimal (SPM). Insya Allah nanti juga akan mendapat dana BPOPP juga, karena ini baru tahap pertama untuk pertama kalinya dicairkan,” tutup Khofifah.[DEWID WIRATAMA/DM]